Kompas.com - 11/03/2015, 13:56 WIB
Kawah Gunung Dempo .Kawah Gunung Dempo
EditorGlori K. Wadrianto

Redaksi Kompas.com membuat klarifikasi atas pemberitaan ini.
Baca: Kawah Gunung Dempo Bersih, Tak Ada Jasad Utuh di Sana


MANADO, KOMPAS.com —
Sekitar dua tahun silam, seorang pendaki Gunung Dempo, yang terletak di perbatasan Provinsi Sumatera Selatan dan Bengkulu, dikabarkan jatuh ke dalam kawah dan dinyatakan tewas.

Seperti dilansir Tribun Manado, Rabu (11/3/2015), setelah sekian lama berlalu, jasad pencinta alam yang tidak disebutkan identitasnya tersebut masih terlihat utuh mengapung di permukaan kawah.

Menurut kabar yang dilansir media tersebut, awalnya, pada 2013 silam, korban bersama teman-temannya sesama pencinta alam melakukan pendakian. Korban pun terpisah dari rombongan dan dinyatakan hilang.

Setelah tiga hari melakukan pencarian, dikabarkan tim SAR menemukan jasad pemuda ini mengapung dalam kawah gunung yang kedalamannya hampir 2 kilometer.

Masih menurut pemberitaan di media tersebut, tim pencari dikabarkan menghadapi kesulitan untuk mengangkat jasad pemuda tersebut karena jarak dari puncak gunung hingga ke bibir kawah mencapai 1 kilometer. Belum lagi ada kekhawatiran ancaman gas beracun yang keluar dari dalam kawah.

Hingga saat ini, dikabarkan, jasad pemuda tersebut masih mengapung di dalam air kawah gunung yang berwarna kehijauan, tanpa mengalami kerusakan sedikit pun. Hal ini diduga akibat kondisi air kawah yang mengandung berbagai macam zat yang memungkinkan jasad tetap utuh.

Disebutkan pula, dalam sejumlah kesaksian dari para pendaki Gunung Dempo pasca-kejadian ini, jasad pemuda tersebut kadang mengapung dan kadang tak terlihat, tetapi tetap utuh.

Kejadian ini bahkan bisa dilihat langsung di video YouTube tertanggal 18 Juni 2013  dengan judul "Tewas Nyemplung ke Kawah Gunung", yang diunggah oleh pemilik akun bernama Beni Romli Romli.

Hingga hari ini, masih banyak komentar yang bermunculan menanggapi kejadian ini. Banyak yang menyayangkan minimnya ide dan usaha untuk mengangkat korban. Namun, banyak juga yang membenarkan sulitnya usaha untuk melakukannya. Terlebih lagi, di sekitar kawah Gunung Dempo, kecepatan angin pun tak bisa ditoleransi jika tetap dipaksakan untuk melakukan pengangkatan dengan menggunakan helikopter.

Namun, hingga berita ini diturunkan, Redaksi Kompas.com masih berupaya untuk mendapatkan konfirmasi mengenai akurasi informasi yang dilansir Tribun Manado ini.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Turunkan Angka Kemiskinan di Jateng, Ganjar Targetkan Pembangunan 100.000 RSLH

Regional
8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

8 Peristiwa Viral karena Gunakan Google Maps, dari Sekeluarga Tersesat di Hutan hingga Truk Masuk Jurang

Regional
Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.