Kompas.com - 26/02/2015, 15:33 WIB
ILUSTRASI:  KOMPAS.com/M. LatiefILUSTRASI:
|
EditorFarid Assifa
PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Guru tidak tetap (GTT) yang mengajar di sekolah swasta Kota Probolinggo, Jawa Timur, pada tahun ini bukan lagi menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan (Disdik) dalam urusan gajinya. Honor tenaga pendidik non-PNS itu sekarang menjadi tanggung jawab Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan serta Aset (DPPKA).

Karena perubahan penempatan pos anggaran tersebut, otomatis  ada perubahan istilah penggajian sekaligus tata cara administrasi pencairannya. 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Probolinggo Hendro Suroso menegaskan, gaji bagi guru swasta yang diberikan Dinas Keuangan disebut bantuan sosial (bansos). Jadi, para guru tidak tetap itu berstatus penerima bansos. Kata Hendro, lembaga swasta yang menaungi guru tidak tetap mengajukan proposal ke Dinas Keuangan, selanjutnya anggaran bansos akan diturunkan. 

"Kita (Dinas Pendidikan) bertugas memverifikasi data yang diajukan lembaga. Kita upayakan nilainya sama dengan gaji yang diterima tahun kemarin. Memang ada perubahan untuk tahun ini. Anggaran guru swasta bukan lagi di kita, tetapi di Diknas berupa bansos," terang Hendro, Kamis (26/2/2015).

Mengingat aturan tentang lembaga penerima bansos hanya bisa menerima sekali dalam setahun, lantas apakah penerimaan bansos uang tunai bagi gaji tidak tetap itu akan terus berlanjut sebagaimana yang pernah ditangani Disdik dalam bentuk honor? Hendro tidak dapat memberikan penjelasan rinci, dan minta wartawan mengonfirmasi ke Dinas Keuangan. 

"Lebih detailnya ke sana (Dinas Keuangan). Yang pasti kita upayakan segera cair. Keluarnya per tiga bulan sekali," ujarnya.

Menurut dia, GTT swasta belum menerima gaji. Alasannya, proses administrasi dan verifikasi masih berlangsung agar tidak sampai menabrak aturan. Berdasarkan data yang dimilikinya, jumlah guru yang mengajar di sekolah swasta di Kota Probolinggo sebanyak 1.384 orang, sedangkan di sekolah negeri 340 orang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau yang di sekolah negeri menjadi tanggung jawab kita, tidak masuk ke DPPKA," pungkasnya.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

Regional
Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

Regional
Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.