KA Jayabaya Anjlok, PT KAI Kembalikan Selisih Uang Tiket

Kompas.com - 04/02/2015, 08:18 WIB
Ilustrasi kereta api anjlok KOMPAS.comIlustrasi kereta api anjlok
|
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengembalikan selisih sisa uang tiket KA Jayabaya Jurusan Jakarta-Malang untuk para penumpang usai insiden anjloknya salah satu gerbong.

Kebijakan tersebut diambil karena KA yang bertugas mengevakuasi seluruh penumpang, yakni KA Kaligung Mas, tidak memiliki pelayanan yang setara dengan KA Jayabaya. “PT KAI mengembalikan selisih bea tiket. Kami kembalikan karena sebagai perbandingan harga tiket Jayabaya dengan harga tiket KA Jakarta-Malang lainnya seperti KA Matarmaja,” ujar Manajer Humas PT KAI Daerah Operasi IV Semarang, Suprapto, Rabu (4/2/2015) pagi.

Setelah mengalami anjlok, 455 penumpang KA Jayabaya lantas dievakuasi menggunakan KA Kaligung Mas, yang biasanya beroperasi antara jurusan Semarang-Tegal menuju Stasiun Poncol, Kota Semarang.

Setelah itu, para penumpang diantarkan kembali perjalanannya ke Malang menggunakan KA Kaligung Mas. “Tadi malam, para penumpang eks KA Jayabaya sudah dievakuasi dan sudah diantarkan perjalannya menuju Malang,” tambah dia.

Berdasarkan informasi di website KAI, tiket KA Jayabaya yang dihitung dari Kota Semarang dipatok dengan tarif antara Rp 255.000 hingga terendah Rp 160.000. Sementara jika menggunakan yang setara dengan KA Matarmaja tarif teratas berkisar antara Rp 145.000 hingga Rp 110.000.

Sebelumnya diberitakan, KA Jayabaya Jurusan anjlok di antara Stasiun Ujungnegoro dan Kuripan, Jawa Tengah pada Selasa, 3 Februari 2015 pukul 18.06 WIB. Ada empat gerbong kereta yang anjlok sehingga pindah dari rel. KAI telah berhasil mengevakuasi seluruh gerbong pada 04.00 WIB.

Seluruh gerbong KA Jayabaya kemudian ditarik menuju Stasiun Poncol, Kota Semarang. Dalam evakuasi, KAI menggunakan sejumlah alat berat untuk mengangkat beberapa gerbong agar tidak menggangu akses kereta lain. Perbaikan rangkaian rel juga dilakukan dengan membawa bantalan rel serta batu kricak. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Regional
Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Regional
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Regional
Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Regional
6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

Regional
Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Regional
Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Regional
Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Regional
Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Regional
Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Regional
Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Regional
Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Regional
Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Regional
Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X