Jokowi Ingin Kasus Penembakan di Paniai Diselesaikan

Kompas.com - 27/12/2014, 21:09 WIB
Presiden Joko Liliek Setyowibowo/SonoraPresiden Joko "Jokowi" Widodo tiba di Papua, Sabtu (27/12/2014).
EditorFarid Assifa
JAYAPURA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo meminta agar kasus kekerasan yang disertai penembakan warga sipil di Pania, Papua, pada 8 Desember 2014 diusut dan diselesaikan secepatnya.

Permintaan tersebut disampaikan Presiden Jokowi di hadapan masyarakat Papua, Sabtu 27/12/14) malam pada Perayaan Natal Bersama Nasional 2014 di Stadion Mandala, Jayapura.

"Saya menyesalkan terjadinya kekerasan di Paniai. Saya ikut berempati terhadap keluarga korban kekerasan, dan saya ingin kasus ini diselesaikan secepatnya agar tidak terulang lagi di masa mendatang," ujar Jokowi.

Jokowi ingin tanah Papua sebagai tanah yang damai.

Sebelumnya, Jokowi mengaku telah membentuk tim kecil untuk menginvestigasi kasus penembakan di Paniai. Ia ingin mendapatkan informasi sedetail mungkin peristiwa itu.

Seperti diketahui, bentrokan antara warga dengan aparat di Paniai menyebabkan empat warga tewas tertembak. Keempat korban yang tewas yakni Yulian Yeimo, Simon Degei, Alpius Gogai dan Alpius Youw.

Laporan wartawan Radio Sonora Lilik Setyowibowo

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X