Kondom Bekas Berserakan di Pelabuhan, Anggota Dewan Usulkan Perda

Kompas.com - 23/12/2014, 14:12 WIB
kondom perempuan KOMPAS/LUKAS ADI PRASETYAkondom perempuan
|
EditorGlori K. Wadrianto
PASURUAN, KOMPAS.com - Anggota DPRD Kota Pasuruan dari Partai NasDem berencana akan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang penjualan alat kontrasepsi. Usulan tersebut mencuat setelah mereka melakukan reses dan mendapat keluhan warga adanya kondom bekas yang berserakan di sekitar Pelabuhan Kota Pasuruan.

"Dari hasil reses, ada yang bikin mencengangkan yakni adanya protes kondom bekas yang sering dijumpai warga di sekitar pelabuhan. Dan itu sangat menjijikkan," terang Hasyim Asy'ari, Ketua DPC NasDem kota Pasuruan, Selasa (23/12/2014).

Dia menjelaskan, fenomena itu seharusnya segera mendapat sorotan dari muspika atau Muspida Kota Pasuruan. Karena sebelumnya warga pernah menyampaikan tapi tidak ada respon dari satuan kerja terkait.

Untuk itu, dia berharap melalui perwakilannya di DPRD Kota Pasuruan segera mengajukan Perda inisiatif tentang larangan menjual bebas alat kontrasepsi oleh apotik atau toko waralaba. "Karena seperti diketahui secara umum, untuk beli kondom saja seorang remaja atau pemuda bisa melayani secara bebas. Ini kan mengkhawatirkan," ujar dia.

Tidak hanya itu, anggota Komisi VIII DPR RI, Hasan Aminuddin juga sempat kaget mendengar langsung dari konstituennya jika kondom bekas banyak berserakan di area pelabuhan Kota Pasuruan. Karena selama ini Kota Pasuruan dikenal sebagai Kota Santri.

"Ya seharusnya fenomena itu tidak ada. Ya persoalan ini akan saya tindaklanjuti bersama perwakilan anda di sini," jawabnya.

Sedangkan dari pantauan Kompas.com di Pelabuhan Kota Pasuruan yang tidak jauh dari keramaian kota itu hampir tiap harinya ramai. Selain nelayan, di pinggir pelabuhan sudah menjadi salah satu tempat bersantai di sore atau malam hari.

Khususnya saat malam minggu, sejumlah anak muda banyak menghabiskan waktu untuk duduk-duduk santai sembari menikmati angin dari pantai.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Camat Buka Posko Pengembalian Barang Jarahan Muatan Truk yang Terguling di Tawangmangu

Regional
Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Tak Tahu Ada Sarang Tawon di Semak-semak, Tarmin Tewas Disengat Saat Cari Rumput, Sempat Berteriak

Regional
6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

6 Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ 182 Tiba di Kalbar untuk Dimakamkan

Regional
Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Disetop karena Tak Pakai Masker, Seorang Wanita Malah Marahi Anggota TNI

Regional
Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Kasus Pengambilan Paksa Jenazah Covid-19, Kerugian Rp 35 Juta, Belasan Pegawai RSUD Trauma

Regional
Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Fobia Jarum Suntik, Kepala Puskesmas Bone Teriak-teriak Saat Vaksinasi Covid-19, Videonya Viral

Regional
Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Tak Terima Diberitakan Negatif, Seorang Kontraktor Aniaya Wartawan

Regional
Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Saat Kepala Puskesmas Bone Fobia Jarum Suntik, Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Sampai Harus Dipegangi

Regional
Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Setelah Wabup Pangandaran, Kini Giliran Bupati Positif Covid-19

Regional
Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Kepala Puskesmas Bone Berteriak Histeris Saat Divaksin Covid-19, Ternyata Fobia Jarum Suntik

Regional
Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Menantu Dilaporkan Mertua ke Polisi, Tak Nafkahi dan Tinggalkan Istri yang Hamil Tua hingga Melahirkan

Regional
Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Tak Boleh Jemput Ibunya, Seorang Anak Dianiaya Ayah dengan Sapu, Ini Ceritanya

Regional
Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Aniaya Wartawan karena Menulis tentang Gedung Puskesmas, Kontraktor Ditahan Polisi

Regional
Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Cerita 2 ABG Kembalikan Minuman Hasil Jarahan dari Truk yang Terguling di Tawangmangu: Bukan Hak Saya

Regional
Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Seorang Dokter Tewas Setelah Sehari Disuntik Vaksin Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X