Pelaku Tabrak Lari di Cipularang Diduga Pakai Mobil MPV

Kompas.com - 02/12/2014, 17:00 WIB
Fatkhun Nadjib saat turun dan memberikan pertolongan kepada sopir yang terjepit dengan posisi berdiri di samping kanan pintu depan Mitsubishi Microbus di tol Cipularang, Sabtu menjelang tengah malam (29/11/2014). .Fatkhun Nadjib saat turun dan memberikan pertolongan kepada sopir yang terjepit dengan posisi berdiri di samping kanan pintu depan Mitsubishi Microbus di tol Cipularang, Sabtu menjelang tengah malam (29/11/2014).
|
EditorFarid Assifa
BANDUNG, KOMPAS.com — Polres Purwakarta hingga kini masih mengejar identitas berupa pelat nomor kendaraan pelaku tabrak lari di Jalan Tol Cipularang Km 97+400, Sabtu (29/11/2014) malam.

Namun, jika dilihat dari luka yang ditinggalkan, mobil yang digunakan pelaku tabrak lari kemungkinan berjenis middle MPV.

Wakil Kepala Polres Purwakarta Kompol Indra Gunawan mengatakan, mobil pelaku menabrak Fatkhun Nadjib yang sedang menolong sopir mikrobus Mitsubishi bernopol Z 7952 NB yang terjepit bodi kendaraan. Fatkhun pun tewas di lokasi kejadian.

"Tabrakan itu meninggalkan bekas di mikrobus Mitsubishi. Kalau diukur dari luka mobil, tingginya sekitar 130 cm. Dengan ukuran itu, kendaraan yang digunakan pelaku sejenis (Honda) Stream atau (Mitsubishi) Grandis. Tinggi kendaraan di bawah (Toyota) Avanza," ujar Indra saat dihubungi Kompas.com melalui telepon selulernya, Selasa (2/12/2014).

Namun, Indra mengatakan, jenis kendaraan yang digunakan pelaku baru bersifat dugaan. Kekuatan dugaan 40-50 persen. Untuk itu, pihaknya bekerja sama dengan Jasa Marga mengumpulkan rekaman CCTV di rest area dan gate untuk mengejar identitas pelaku, termasuk pelat nomor mobilnya.

"Sampai sekarang, kami belum mendapatkan seluruh rekaman CCTV yang diperlukan. Kami targetkan identitas mobil bisa segera terungkap dalam minggu ini," terangnya.

Untuk mempercepat penyidikan, pihaknya membuat tim khusus gabungan. Jumlahnya mencapai 16 orang.

"Pengungkapan kasus ini butuh banyak orang, terutama dalam pemeriksaan CCTV karena kita harus melototin satu per satu," tutupnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Ngantuk, Sopir Truk Tewas Hantam Parit di Aceh Utara

Diduga Ngantuk, Sopir Truk Tewas Hantam Parit di Aceh Utara

Regional
Museum dan Galeri Seni di Pacitan, Bukti Cinta SBY untuk Ani Yudhoyono

Museum dan Galeri Seni di Pacitan, Bukti Cinta SBY untuk Ani Yudhoyono

Regional
Takut Diputus Pacar, Pria Ini Rekam Hubungan Intim dan Menyebarkannya

Takut Diputus Pacar, Pria Ini Rekam Hubungan Intim dan Menyebarkannya

Regional
Diguyur Hujan Sejak Kemarin, 5 Kecamatan di Karawang Masih Terendam Banjir

Diguyur Hujan Sejak Kemarin, 5 Kecamatan di Karawang Masih Terendam Banjir

Regional
Kades Gelapkan Dana Desa Rp 325 Juta untuk Bayar Utang dan Pergi ke Malaysia

Kades Gelapkan Dana Desa Rp 325 Juta untuk Bayar Utang dan Pergi ke Malaysia

Regional
Cegah Virus Corona, WNA yang Masuk Batam Wajib Isi Health Alert Card

Cegah Virus Corona, WNA yang Masuk Batam Wajib Isi Health Alert Card

Regional
Si Jago Merah Hanguskan 4 Rumah di Solok, Seorang Guru SMK Tewas Terbakar

Si Jago Merah Hanguskan 4 Rumah di Solok, Seorang Guru SMK Tewas Terbakar

Regional
Danny Pomanto Yakin Golkar Dukung Dirinya di Pilkada Makassar

Danny Pomanto Yakin Golkar Dukung Dirinya di Pilkada Makassar

Regional
Tragedi Susur Sungai, Guru Olahraga yang Merangkap Pembina Ditahan

Tragedi Susur Sungai, Guru Olahraga yang Merangkap Pembina Ditahan

Regional
Maju Jalur Independen, Bupati Jember Klaim Dapat 246 Ribu Dukungan

Maju Jalur Independen, Bupati Jember Klaim Dapat 246 Ribu Dukungan

Regional
Bawa Lari Anak 12 Tahun Tanpa Izin Orangtua, Guru SD Ditangkap

Bawa Lari Anak 12 Tahun Tanpa Izin Orangtua, Guru SD Ditangkap

Regional
Meski Banjir, Warga Karawang Antusias Mencoblos di Pilkades Serentak

Meski Banjir, Warga Karawang Antusias Mencoblos di Pilkades Serentak

Regional
Hanya karena Tak Minta Izin Kerja di Kafe, Perempuan Ini Tewas Ditusuk Teman Dekat

Hanya karena Tak Minta Izin Kerja di Kafe, Perempuan Ini Tewas Ditusuk Teman Dekat

Regional
Tragedi Susur Sungai, Mensos: Saya Dengar Tidak Pakai Helm dan Pelampung, Lalai Sekali

Tragedi Susur Sungai, Mensos: Saya Dengar Tidak Pakai Helm dan Pelampung, Lalai Sekali

Regional
Prank Ultah Tewaskan 2 Pelajar di Underpass, Lurah: Harus Berapa Banyak Lagi Korban?

Prank Ultah Tewaskan 2 Pelajar di Underpass, Lurah: Harus Berapa Banyak Lagi Korban?

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X