Kompas.com - 26/11/2014, 17:00 WIB
AS gadis belia menunduk bersama TS tersangka curanmor.AS dijadikan umpan oleh TS dan rekannya dalam melakukan pencurian motor di Konawe dan Kendari KOMPAS.COM/KIKI ANDI PATIAS gadis belia menunduk bersama TS tersangka curanmor.AS dijadikan umpan oleh TS dan rekannya dalam melakukan pencurian motor di Konawe dan Kendari
|
EditorFarid Assifa
KENDARI, KOMPAS.com — Berbagai modus dilakukan para pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam menjerat mangsanya. Seperti yang terjadi di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), para pelaku menggunakan seorang gadis belia berinisial AS (15) yang masih duduk di bangku SMA di Unaaha.

Mereka memanfaatkan AS sebagai umpan untuk memancing calon korbannya. Gadis AS pura-pura berkenalan dengan calon korbannya. Setelah mereka mulai akrab dan bisa menaklukkan mangsanya, beberapa rekannya, TS (25), Er, dan Ar (20), yang berperan sebagai pelaku curanmor beraksi membawa lari kendaraan korban.

"Saya hanya umpan, yang ambil motor itu teman saya," tutur AS di ruangan penyidik Reserse dan Kriminal (Reskrim) Polres Kendari, Rabu (26/11/2014).

Dia mengaku belum lama mengenal para tersangka curanmor. Gadis belia ini pertama kali mengenal TS yang telah membantunya lari dari rumahnya di Unaaha, Kabupaten Konawe.

"Saya kenal TS dari teman saya. Saya tanya teman saya, adakah temanmu yang tinggal di Kendari, lalu teman saya memperkenalkan saya dengan TS, kemudian saya lari dari rumah dan meminta TS membantu saya untuk lari," tuturnya.

Di Kendari, lanjut AS, ia tinggal bersama TS di salah satu kamar kos. Sebagai balas budi, AS pun membantu TS mencuri sepeda motor.

"Modusnya saya berkenalan dengan seseorang laki-laki, kemudian menjalin hubungan dekat, hingga akhirnya dia (TS) dan teman-teman lainnya mengambil motor milik laki-laki itu," jelasnya.

Di tempat yang sama, TS mengakui perbuatannya. Ia sudah beberapa kali mencuri sepeda motor dan sudah tiga kali masuk penjara.

"Saya sudah tiga kali masuk penjara, dua kali di Unaaha dan satu kali di Kendari," katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Satuan (Kasat) Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Kendari Inspektur Dua (IPDA) I Wayan Sudiana mengatakan, polisi membekuk para tersangka di Wisma Grand di jalan menuju pasar buah, Kelurahan Kadia, Kecamatan Kadia, Kota Kendari, pada Selasa (25/11/2014).

"Semalam kita amankan. Dari tangan para pelaku, kendaraan yang disita sebanyak empat unit, dengan jenis motor matik Nex, Honda Revo, Shogun Axelo, dan Suzuki Satria Fu. Keduanya ditangkap di lokasi yang sama," terang Wayan.

Keempat kendaraan bermotor tersebut dicuri di lokasi yang berbeda, yaitu dua unit di Unaaha, satu unit di Kolaka, dan satu lagi di Kendari.

"Pelaku ada empat orang, yang sudah ditangkap baru dua orang, yaitu TS dan AS, sedangkan yang lainnya, ER dan AR, sedang dalam pengejaran petugas," ujarnya.

Kedua tersangka kini ditahan di Mapolres Kendari. Mereka akan dijerat Pasal 363 tentang Pencurian Pemberatan dengan ancaman 7 tahun penjara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Indeks Kebahagiaan Jateng Meningkat, Ganjar: Semua Tak Lepas dari Peran Masyarakat

Regional
Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Lewat JIF, Ridwan Kamil Terima Gagasan Program Stratregis Jabar dari 32 Profesional Muda

Regional
Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Libur Tahun Baru, Pemprov Jabar Perketat Penjagaan Tempat-tempat Viral Pariwisata

Regional
Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Pemprov Jabar Gagas Program Kualifikasi Kepsek Berintegritas Pertama di Indonesia

Regional
Program 'Jangkar', Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Program "Jangkar", Upaya Dompet Dhuafa Berdayakan Perajin Rotan di Majalengka

Regional
Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Tanggapi Hasil Pemeriksaan BPK, Wagub Jabar: Insya Allah Akan Saya Sampaikan kepada Pimpinan

Regional
Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Lewat Teman Bus Trans Metro Pasundan, Wagub Jabar Ajak Masyarakat Naik Transportasi Umum

Regional
Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan 'Bapenda Kapendak'

Tingkatkan Pendapatan Daerah, Pemprov Jabar Luncurkan "Bapenda Kapendak"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.