Ada 19.000 Pengguna Narkoba di Maluku, Tempat Rehabilitasi Cuma Satu

Kompas.com - 11/11/2014, 14:04 WIB
Badan Narkotika Nasional Kota Malang, Selasa (2/4/2013) melakukan tes urin karyawan PLN Kota Malang. Selain untuk mencegah perkembangan penyalahgunaan narkoba, kegiatan ini juga dianggap sebagai edukasi pada masyarakat agar terhindar dari narkoba.
KOMPAS/DAHLIA IRAWATIBadan Narkotika Nasional Kota Malang, Selasa (2/4/2013) melakukan tes urin karyawan PLN Kota Malang. Selain untuk mencegah perkembangan penyalahgunaan narkoba, kegiatan ini juga dianggap sebagai edukasi pada masyarakat agar terhindar dari narkoba.
|
EditorCaroline Damanik

AMBON, KOMPAS.com - Jumlah pengguna narkoba di Maluku yang tinggi dinilai tak sebanding dengan fasilitas penunjang untuk merehabilitasi para pemakainya. Saat ini, jumlah pengguna narkoba di Maluku tercatat mencapai 19.000 orang, sementara itu hanya ada satu rumah sakit yang dijadikan sebagai tempat rehabilitasi pengguna narkoba.

“Ada 19.000 pengguna narkoba di Maluku namun hanya ada satu tempat rehabilitasi yakni di rumah sakit khusus daerah,” ujar Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Anang Iskandar di Ambon, Selasa (11/11/2014).

Menurut dia, jumlah pengguna narkoba yang masih sangat tinggi itu tentunya membutuhkan sarana rehabilitasi yang memadai. Oleh karena itu, dia telah meminta kepada pemerintah daerah Maluku untuk membantu menyediakan tempat rehabilitasi bagi para pengguna narkoba.

“Makanya saya tadi minta kepada Gubernur Maluku agar bisa membangun tempat rehabilitasi bagi para penguna narkoba yang banyak ini. Kalau hanya satu tempat rehabilitasi itu tidak akan cukup,” ujarnya.

Gubernur Maluku Said Assagaf mengatakan pemerintah provinsi akan membangun sarana dan prasarana penunjang untuk merehabilitasi para penguna narkoba di Maluku.

”Tahun depan kita akan bangun sarana dan prasarana di rumah sakit khusus yang ada saat ini untuk merehabilitasi para pengguna narkoba,” ujarnya.

Dia pun mengajak seluruh elemen masyarakat di Maluku agar dapat memerangi narkoba agar angka penggunaan narkoba di Maluku terus turun dari waktu ke waktu. Menurut dia, penggunaan barang haram tersebut sangat berbahaya bagi kelangsungan hidup setiap manusia khususnya para pemakainya karena itu harus dapat dihindari.

“Saya berharap kepada masyarakat khususnya tokoh agama tokoh masyarakat dapat menjadi agen pencegahan narkoba agar bisa menurunkan angka penggunaan narkoba dan kriminalitas di Maluku. Visi misa kita kan menjadikan Maluku yang aman rukun religious dan sejahtera,” ungkapnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Diduga Depresi Setelah Membuat Adiknya Menangis, Remaja 14 Tahun Tewas Gantung Diri

Diduga Depresi Setelah Membuat Adiknya Menangis, Remaja 14 Tahun Tewas Gantung Diri

Regional
Ibu-ibu Nekat Buka Baju Menghadang Alat Berat yang Menggusur Lahan

Ibu-ibu Nekat Buka Baju Menghadang Alat Berat yang Menggusur Lahan

Regional
Ayah dan Anak Korban Tanah Longsor Tarakan Ditemukan dalam Keadaan Berpelukan

Ayah dan Anak Korban Tanah Longsor Tarakan Ditemukan dalam Keadaan Berpelukan

Regional
3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

3 Rumah Tertimbun Tanah Longsor di Kota Tarakan, 4 Orang Tewas

Regional
Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Cerita Tetangga Rumah Tua Milik Mantan Bupati yang Fotonya Viral di Media Sosial

Regional
Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Cegah Potensi Penularan Covid-19, Begini Cara Pondok Pesantren Tebuireng

Regional
Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Cerita Santri dari Tempat Isolasi di Banyumas: Makan Tepat Waktu, 4 Sehat 5 Sempurna

Regional
Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Ganjar Telepon Gus Miftah, Minta Batalkan Pengajian di Pemalang

Regional
523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

523 Kasus Aktif Covid-19 di NTB, Pemprov Jamin Ruang Isolasi Masih Mencukupi

Regional
Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Pasien Covid-19 Membeludak, Gedung Isolasi RSUD Tasikmalaya Penuh

Regional
Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Atlet Arum Jeram Tanam Pohon dan Sebar Bibit Ikan di Sungai Wisata Pertama di Jatim

Regional
2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

2 ASN di Nunukan Positif Covid-19, Diduga Tertular dari Transmisi Lokal

Regional
13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

13 Pasien Sembuh dari Covid-19, Kabupaten Ende Bebas dari Corona

Regional
Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Pembunuhan Berencana Pengusaha Rental Mobil, Pelaku Terancam Hukuman Mati

Regional
Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Polisi: Kecelakaan Maut di Jalintim Timur Berawal dari Mobil Putih yang Mengebut

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X