Ini Ancaman atas Kelestarian Lukisan Stensil Tangan Tertua di Dunia di Maros

Kompas.com - 10/10/2014, 18:17 WIB
Lukisan stensil tangan berusia 39.400 dan 30.700 tahun yang ditemukan di salah satu goa di Sulawesi. NatureLukisan stensil tangan berusia 39.400 dan 30.700 tahun yang ditemukan di salah satu goa di Sulawesi.
|
EditorFarid Assifa
SEMARANG, KOMPAS.com - Kawasan karst Maros, Sulawesi, tempat ditemukannya lukisan stensil tangan tertua, diketahui sangat dekat dengan pemukiman warga dan pabrik. Bahkan di dalam goa itu terkadang dimanfaatkan untuk kandang hewan ternak. Di depan goa juga terdapat pesawahan serta pabrik semen dan marmer.

Kondisi itu, menurut pakar karst ITB Dr Pindi Setiawan, tentu saja akan mengancam kelestarian situs arkeologi tersebut. Menurut dia, penduduk setempat sudah lama mengetahui keberadaan lukisan stensil tangan tersebut.

Untuk melindunginya, menurut Pindi, situs yang sudah jadi cagar budaya itu, akan diberi tanda dan dijaga oleh juru pelihara dari penduduk sekitar.

Namun demikian, masih tetap ada kendala yang harus dihadapi dalam menjaga kelestarian lukisan stensil tangan tertua di dunia itu, yakni perubahan lingkungan. Apalagi, goa-goa tempat lukisan itu berada, rentan terhadap perubahan lingkungan.

"Kondisi lingkungan sekarang jadi tantangan. Perubahan kondisi lingkungan ini tentu berakibat pada penurunan kualitas gambar. Usia juga menurunkan kualitas. Namun perubahan lingkungan membuat penurunannya signifikan," ujarnya saat dihubungi, Jumat (10/10/2014).

Ia mengatakan, seni cadas yang berusia tua semacam ini banyak ditemukan di goa-goa pegunungan karst di Indonesia. Selain berbentuk tangan, biasanya lukisan akan berbentuk binatang.

"Di goa itu kan tempat tinggal dan berkarya manusia saat itu, pada masa menjadi pemburu dan peramu. Jadi lukisan yang ditemukan di setiap daerah akan berbeda. Biasanya binatang yang ditemui atau diburu yang dilukis," katanya.

Lokasi goa di Sulawesi, ungkap Pindi, berbeda dengan goa di pegunungan karst di Kalimantan. Goa yang berada di Sulawesi sangat dekat dengan aktivitas warga, sedangkan di Kalimantan, sebaliknya. Dengan demikian, goa di Kalimantan tak akan terpengaruhi perubahan lingkungan karena jauh dari aktivitas warga.

"Tapi kondisi lain bisa berpengaruh, seperti kebakaran hutan dan lainnya," kata Pindi.

Keberadaan situs tempat lukisan stensil tangan teruta sangat penting karena memiliki nilai-nilai arkeologi. Pemerintah yang memiliki kepentingan diharapkan bisa bekerja sama dengan penduduk dan pabrik di sekitar untuk menjaga kondisi lingkungan yang baik.

Seperti diketahui, lukisan stensil tangan di Leang Timpuseng, kawasan karst Maros, Sulawesi, dinobatkan sebagai seni cadas tertua di dunia. Lukisan itu lebih tua dari stensil tangan di El Castillo berusia 37.300 tahun yang sebelumnya dianggap sebagai yang tertua.

Usia lukisan stensil tangan tersebut diketahui melalui penelitian hasil kerja sama Pusat Arkeologi Nasional, Balai Arkeologi Makassar, Balai Peninggalan Cagar Budaya (BPCB) Makassar, University of Wollongong, dan Universitas Griffith sepanjang tahun 2011-2013.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.