Kompas.com - 30/09/2014, 23:13 WIB
Ilustrasi PNS KOMPAS.com/ JunaediIlustrasi PNS
|
EditorFarid Assifa
PAMEKASAN, KOMPAS.com - Rendahnya kedisiplinan pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Pamekasan, menuai sorotan sejumlah anggota DPRD Pamekasan. Wakil rakyat Pamekasan ini mengaku banyak menerima keluhan dari masyarakat bahwa PNS setelah jam istirahat tidak pernah kembali lagi ke kantornya.

Sahur Abadi, ketua Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (F-PPP), Selasa (30/9/2014) menuturkan, berdasarkan informasi yang diperolehnya, saat PNS istirahat jam kerja pada pukul 12.00 WIB, banyak dari mereka yang langsung pulang. Alasannya bermacam-macam. Ada yang mau shalat di rumah, makan di luar kantor dan alasan lainnya.

"Kenyataannya setelah habis jam istirahat, banyak PNS yang tidak kembali ke kantornya," terang Sahur Abadi.

Akibatnya, banyak kantor yang kosong dan tinggal meja kerjanya. Padahal, hari efektif kerja PNS hanya lima hari. Setiap hari, PNS masuk mulai pukul 07.00 WIB dan pulang pukul 15.30 WIB. Banyaknya PNS yang pulang sebelum jam kerja selesai, ditengarai karena lemahnya pengawasan dan kontrol dari pimpinannya.

"Kalau kepala dinas, kepala bagian atau pimpinan lainnya tegas terhadap bawahannya, mustahil kantornya lengang setelah jam istirahat. Pasti para PNS itu akan kembali lagi ke kantornya," ungkap Sahur.

Ismail, anggota Fraksi Partai Demokrat, mengusulkan agar jam kerja PNS Pamekasan ditambah sampai enam hari kerja. Namun jam kerjanya dikurangi. Misalnya, masuk pukul 07.00 dan pulang pukul 14.00 WIB. Hari kerja itu berlaku mulai Senin sampai Sabtu.

"Negara membayar mereka mahal. Kalau tingkat kedisiplinannya rendah, sebaiknya waktu kerjanya ditambah sampai enam hari saja agar lebih disiplin," tegas Ismail.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan, Alwi Beig, akan memanggil para pimpinan SKPD untuk melaporkan PNS yang nakal dan pulang kerja lebih awal. Jika ditemukan PNS nakal, maka harus diberi sanksi.

Alwi juga sepakat dengan usulan penambahan waktu kerja PNS, namun tidak sampai enam hari.

"Kalau pulangnya pada pukul 15.30, maka perlu ditambah sampai pukul 17.00 WIB. Jadi mudah pengawasannya," kata Alwi.

Rencana perubahan tersebut, tegas Alwi, membutuhkan kajian bersama, sehingga bisa membawa dampak positif bagi peningkatan kedisiplinan kerja PNS.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X