Kompas.com - 24/09/2014, 17:20 WIB
Ban yang dibakar mahasiswa HMI Surabaya dimatikan polisi. KOMPAS.com/Achmad FaizalBan yang dibakar mahasiswa HMI Surabaya dimatikan polisi.
|
EditorGlori K. Wadrianto
SURABAYA, KOMPAS.com — Sekelompok orang yang mengaku dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) menggelar aksi solidaritas untuk Anas Urbaningrum di Surabaya, Rabu (24/9/2014). Mereka membakar ban di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur setelah tak mendapat izin untuk masuk.

Awalnya, massa memaksa untuk bisa masuk ke dalam areal Gedung Kejati. Aksi itu tetap dilakukan meskipun sudah ada beberapa perwakilan mahasiswa yang diperbolehkan masuk ke Gedung Kejati yang berada di Jalan Ahmad Yani, Surabaya, itu.

Akibatnya, sempat terjadi adu dorong antara polisi dan mahasiswa. Setelah gagal memaksa masuk Gedung Kejati Jatim, massa mahasiswa itu pun lantas membakar dua ban. Namun, kobaran api dengan cepat dipadamkan paksa oleh polisi.

Dalam aksi itu, massa menuntut keadilan bagi terdakwa kasus korupsi Hambalang, Anas Urbaningrum, yang juga mantan Ketua Umum PB HMI. "Persidangan Anas yang digelar hari ini hanya seremonial belaka," kata Hafid Hamzah, korlap aksi.

Hafid juga menuding jaksa penuntut umum (JPU) tidak profesional karena sering menyebut HMI dalam setiap dakwaannya. "HMI dan Korps Alumni HMI itu berbeda. HMI adalah organisasi independen. Kami juga keberatan ketika disebut bahwa saksi-saksi Anas Urbaningrum adalah 'komplotan HMI'," ujarnya.

Hari ini, vonis untuk mantan Ketua Umum Partai Demokrat itu dibacakan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi. Sebelumnya, tim jaksa KPK menuntut Anas dihukum 15 tahun penjara. Dia juga dituntut membayar uang pengganti sebesar Rp 94 miliar dan 5,2 juta dollar AS. Menurut KPK, uang ini senilai dengan fee proyek yang dikerjakan Grup Permai.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Ikuti Rakor Virtual Kampanye 3M, Ridwan Kamil Usulkan Tiga Hal ke Pemerintah Pusat

Regional
BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

BST Mulai Disalurkan di Semarang, Walkot Hendi Jelaskan Teknis Distribusinya

Regional
Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Atasi Dampak Pandemi, Anggota DPRD PDIP hingga Wali Kota Hendi Serahkan Gajinya

Regional
Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Percepat Pemulihan DAS Citarum, Jabar Gandeng Monash University

Regional
Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Kepada Wapres, Ridwan Kamil: Berita Baik, BOR Jabar Turun Terus

Regional
Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Percepat Herd Immunity, Pemkot Semarang Lakukan Vaksinasi Keliling

Regional
Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Dibantu Dompet Dhuafa, Para Guru Ngaji di Lampung Bisa Berkurban

Regional
Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Dinilai Efektif, Kebijakan Ridwan Kamil Atasi Covid-19 Disorot Media Australia

Regional
Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Walkot Madiun Prioritaskan Pembagian Daging Kurban untuk Warga Isoman

Regional
Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Bantu Pulihkan Sektor Kesehatan dan Ekonomi, Disparbud Jabar Ajak Pelaku Ekraf Ikuti Vaksinasi

Regional
Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Jika Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Semarang Akan Longgarkan Pembatasan

Regional
Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Bantu Warga Selama PPKM Darurat, Ganjar Minta Kepala Daerah Keluarkan Bansos

Regional
Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Dorong Pendapatan UMKM, Walkot Maidi Minta ASN Belanja Sembako di Toko Terdekat

Regional
Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Gerak Cepat Pasok Oksigen di RS, Pemprov Jabar Gandeng BUMN dan Swasta

Regional
Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Kang Emil Sebut Idul Adha Jadi Momentum Saling Menguatkan di Kala Pandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X