Terus Gelisah, Kakak Adik Pencuri Sapi Akui Perbuatannya ke Pak Kades

Kompas.com - 18/09/2014, 14:02 WIB
Ilustrasi sapi KOMPAS.com/ JunaediIlustrasi sapi
EditorCaroline Damanik

SITUBONDO, KOMPAS.com - Kakak dan adik asal Dusun Pao, Desa Jatisari, Kecamatan Arjasa, Situbondo, Jawa Timur terpaksa berurusan dengan pihak Kepolisian Polres Situbondo, karena mencuri sapi.

Kakak dan adik yang berprofesi makelar dagang sapi ini  ditangkap polisi karena terlibat aksi pencurian sapi milik Mihono, warga setempat. Mereka adalah Miswardi (29) dan adiknya Rustajib (26). Keduanya ditangkap di rumahnya dan langsung digiring ke Mapolres Situbondo.

Miswardi menuturkan dirinya terpaksa mengajak adiknya untuk mencuri karena butuh uang untuk membayar utang kepada rentenir.

"Utang saya Rp 1 juta, tapi harus mengembalikan Rp  1.5 juta," kata Miswardi kepada Surya(Tribunnews.com Network) di ruang penyidik reskrim\, Kamis (18/9/2014).

Saat menjalankan aksinya, dirinya ditemani adik dan temannya. Bahkan setelah berhasi menjalankan aksinya, sapi hasil curian langsung dibawa dan dijual ke pasar hewan di Besuki.

"Sapinya laku sebesar Rp 5 juta dan uangnya kita bagi bertiga," kata sembari menunduk.

Dikatakan, selama ini dirinya dan adiknya selalu gelisah dan hidupnya tidak tenang usai mencuri sapi milik tetangganya.

"Karena gelisah terus, akhirnya kami berdua menemui kades dan mengaku kalau kami yang mencuri sapi itu," terangnya.

Kasat Reskrim Iptu Riyanto mengatakan, dari tiga pelaku pencurian sapi itu, baru dua orang pelaku yang berhasil ditangkap.

"Untuk satu pelaku lagi saat ini masih dilakukan pengejaran," kata mantan KBO Reskrim Polres Pasuruan.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, Bagi Pelanggar Akan Ditindak

Dilarang Unjuk Rasa hingga Pelantikan Presiden, Bagi Pelanggar Akan Ditindak

Regional
Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Cerita di Balik Siswa SMP Gantung Diri di Kupang, Tinggalkan Surat Wasiat hingga Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Kabut Asap Kiriman Masuk Sumbar, Warga Diminta Kurangi Aktivitas Luar Ruangan

Regional
Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Saling Ejek dan Pukul, Siswa di Bantul Meninggal Dunia

Regional
Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Bupati Indramayu Kena OTT KPK, Wagub Uu Prihatin

Regional
Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Gaet Investor Asing, Jawa Barat Tawarkan Sejumlah Proyek Strategis

Regional
Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Posting Status Nyinyir tentang Penusukan Wiranto, Dosen Untidar Magelang Diperiksa

Regional
Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Tol Palindra Diselimuti Kabut Asap Tebal, Pengendara Diminta Waspada

Regional
Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Diguyur Hujan 4 Hari, Karhutla di Gunung Kanaga Bogor Akhirnya Padam

Regional
RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

RS, Pelajar SD Korban Bullying, Kini Bisa Tersenyum dan Berniat Umrahkan Ibu

Regional
Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Gubernur Daerah Ini Ancam Tarik Semua Bantuan jika Penerima Merokok, Pengadu Diberi Rp 500.000

Regional
Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Tuturangiana Andala, Tradisi Warga Pulau Makassar Mengetuk Pintu Rezeki di Laut

Regional
Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Fakta Baru Pembunuhan “Debt Collector”, Pelaku Berniat Santet Korban

Regional
Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Fakta Kasus Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri, Sakit Hati hingga Terancam 5 Tahun Penjara

Regional
Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Siswa SMP di Kupang Bunuh Diri Karena Tak Bisa Bunuh Ayahnya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X