Bupati Gorontalo: Dipilih Langsung, Pemimpin Lebih Prioritaskan Rakyat

Kompas.com - 08/09/2014, 11:52 WIB
Petugas memeriksa perlengkapan pemungutan suara di KPUD di Jakarta, Senin, 7 Juli 2014. Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara untuk memilih presiden pada 9 Juli. AFP PHOTO / ADEK BERRYPetugas memeriksa perlengkapan pemungutan suara di KPUD di Jakarta, Senin, 7 Juli 2014. Indonesia akan melaksanakan pemungutan suara untuk memilih presiden pada 9 Juli.
EditorCaroline Damanik

GORONTALO, KOMPAS.com - Bupati Gorontalo, David Bobihoe Akib, menolak Revisi Undang-undang (RUU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), khususnya sistem pemilihannya akan dikembalikan kepada DPRD.

Ia beralasan, pemilihan langsung masih lebih baik, sebab pemimpin terpilih lebih dekat dengan rakyat dan kepemimpinannya dipastikan tidak ada sekat khususnya dalam menanggapi seluruh aspirasi masyarakat.

"Jika pemimpin dipilih langsung oleh rakyat, maka prioritas mengutamakan kepentingan rakyat akan terus dikedepankan," ujar bupati pertama di kabupaten ini yang dipilih langsung oleh rakyat pada pilkada tahun 2005 lalu.

Menurutnya, alasan biaya tinggi pada pelaksanaan pilkada bukan berarti harus mengubah sistem pemilihan langsung, sebab dikhawatirkan pilihan DPRD tidak mewakili suara mayoritas rakyat.

Terbukti, beberapa fakta di lapangan menunjukkan pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah bahkan anggota DPRD, lebih besar dilakukan karena alasan memilih figur bukan karena partai politik penguasa.

"Rata-rata pelaksanaan pilkada, termasuk di beberapa kabupaten di Provinsi Gorontalo dimenangkan oleh calon kepala daerah dan calon wakil kepala daerah bukan dari partai politik mayoritas di DPRD," ujarnya.

Sehingga ia menilai, pemilihan langsung sangat relevan diterapkan di Indonesia, sebab terbukti mampu mewakili keinginan masyarakat tentang figur pemimpin yang diinginkan.

Bupati dua periode dan akan mengakhiri masa jabatannya pada 31 Agustus 2015 ini mengatakan, catatan-catatan penting terhadap perbaikan sistem pemilihan langsung yang diharapkan bisa terus diperbaiki.

"Beragam kekurangan yang perlu disempurnakan, baik pengurangan biaya pilkada yang dinilai terlalu tinggi, maupun mengantisipasi upaya mengerahkan tim sukses dari kalangan birokrat termasuk TNI/Polri yang memang benar-benar harus dihindari, sebagai upaya mewujudkan Pilkada jujur dan adil sesuai harapan masyarakat," ujarnya.

Baca tentang


Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X