Kapolda Jateng: Pungli di Comal karena Ada Simbiosis Mutualisme

Kompas.com - 11/08/2014, 19:05 WIB
KOMPAS.COM / FIKRIA HIDAYAT Warga menyaksikan dibukanya kembali Jembatan Comal Pantura, Pemalang, Jawa Tengah, di jalur barat ke timur, Kamis (24/7/2014). Lalu lintas untuk jalur timur ke barat masih diarahkan ke jalan alternatif, karena sisi jembatan selatan masih belum selesai diperbaiki.

SEMARANG, KOMPAS.com – Kepolisian Daerah Jawa Tengah masih terus memeriksa 10 oknum polisi yang diduga melakukan pungutan liar di jembatan Comal, Kabupaten Pemalang. Hingga saat ini, hasil pemeriksaan belum diketahui.

“Pada prinsipnya, bagi personel yang terkena pelanggaran akan kami tindak. Kami perlu lakukan itu, karena perlu memberikan jaminan pelayanan pada masyarakat yang memakai jasa jembatan Comal. Soal hukumnya nanti, kami masih belum tahu, dan tunggu saja hasil pemeriksaan. Kita saat ini pakai asas praduga tak bersalah, meski saat ini sudah ada fakta awalnya yang ditemukan,” kata Kapolda Jawa Tengah, Irjen Polisi Nur Ali di Semarang, Senin (11/8/2014).

Menurut Nur Ali, adanya pungli di jembatan bisa terjadi lantaran ada hubungan saling menguntungkan antara para pihak dengan petugas yang bertugas di lapangan. Meski begitu, terkait antara siapa yang berhubungan, orang nomor satu di kepolisian Jawa Tengah ini masih belum bersikap.

“Memang, biasanya kalau ada pungli terjadi karena ada simbiosis mutualisme. Untuk saat ini penting menatap ke depan. Saya juga telah memerintahkan polisi setempat untuk menata dengan baik, koordinasi yang baik dengan berbagai instansi,” tambah dia.

Pihaknya pun mengaku akan mengirimkan tim dari polda untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas di daerah Comal. Hal demikian dirasa penting agar personel yang sedang bertugas bisa mendapat pikiran yang tenang dan lancar dalam bertugas pasca-penangkapan 10 oknum polisi tersebut.

"Dirlantas sudah saya minta turun ke sana. Nanti kami turunkan dari Polda back up di sana," tambahnya.

Seperti diketahui, 10 oknum anggota polisi Satlantas Polres Pemalang diduga melakukan pungli di jembatan Comal. Mereka yang melakukan pungli dianggap telah melakukan pelanggaran disiplin maupun kode etik. Mereka ditangkap tim bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jawa Tengah pada Sabtu (9/8/2014) dini hari.

Mereka ditangkap karena diduga melakukan pungli pada kendaraan yang melebihi muatan dan akan melewati jembatan Comal. Setidaknya setiap kendaraan berat dipungut secara liar senilai Rp 100.000 hingga Rp 300.000.



EditorFarid Assifa

Terkini Lainnya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Gempa Berkekuatan 5,0 Magnitudo Guncang Maluku Barat Daya

Regional
Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Prajurit Terpapar Radikalisme, Panglima TNI: 4 Pilar Harus Ditanamkan

Regional
Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali 'Warning' untuk Transportasi Laut

Cuaca Ekstrem, BMKG Kembali "Warning" untuk Transportasi Laut

Regional
Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Jual 2 Ekor Anak Kucing Hutan, Seorang Pria Ditangkap Polisi

Regional
Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Kurir Komputer yang Jelekkan Anggota Polisi di Facebooknya, Diancam 6 Tahun Penjara

Regional
Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Pekan Depan, Polisi Jadwalkan Pemeriksaan Korban Kena Tipu Arisan Fiktif

Regional
Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Seluruh Rombongan Pengajian yang Tumpangi Kapal Karam di Aceh Selamat

Regional
Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Pasien RSJ Meninggal Dunia dengan Luka Lebam, Keluarga Lapor Polisi

Regional
Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Masih di Bawah Umur, 4 Nelayan Asal NTT yang Ditangkap Otoritas Australia Dipulangkan

Regional
Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Pelaku Pembunuh Pemuda Saat Pesta di Kupang Ditangkap di Timor Leste

Regional
Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Bacakan Pembelaan, Artis VA Minta Dibebaskan

Regional
Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Pesawat Malindo Air Keluar Landasan, Seluruh Penumpang dan Kru Selamat

Regional
Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Seorang Remaja Ditemukan Tewas dengan 15 Luka Tusuk, Pelakunya Ternyata 4 Anak di Bawah Umur

Regional
Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Viral Seserahan Fortuner untuk Pernikahan di Pati, Ternyata Barang Hasil Curian

Regional
Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Warga Tanam Pohon Pisang di Tengah Jalan, Tagih Janji Kampanye Gubernur Sulteng Sejak 2016

Regional

Close Ads X