Kompas.com - 21/07/2014, 17:48 WIB
Dampak amblasnya oprit Jembatan di Pantura Comal, Pemalang, Jawa Tengah, Petugas Satlantas Polres Tegal Kota mengarahkan kendaraan dari arah Jakarta menuju ke Jalur Selatan via Slawi, Bumiayu dan Purwokerto. Gambar diambil pada Jumat (18/7/2014). KOMPAS.com/Ari Himawan SaronoDampak amblasnya oprit Jembatan di Pantura Comal, Pemalang, Jawa Tengah, Petugas Satlantas Polres Tegal Kota mengarahkan kendaraan dari arah Jakarta menuju ke Jalur Selatan via Slawi, Bumiayu dan Purwokerto. Gambar diambil pada Jumat (18/7/2014).
EditorHindra Liauw

JAKARTA, KOMPAS.com — Kendaraan arus mudik Lebaran 2014 bakal menumpuk di jalur selatan Pulau Jawa. Hal ini menyusul amblesnya jembatan Comal di jalur pantai utara Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Sementara kondisi jalan di jalur selatan berikut jalur alternatifnya umumnya sempit.

Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono saat meninjau kondisi jembatan Comal dan jalur alternatif di wilayah tersebut, Minggu (20/7), menyatakan, dampak dari penutupan jembatan Comal di jalur pantura Kabupaten Pemalang, kendaraan besar, seperti truk dan bus, harus tetap dialihkan ke jalur selatan. Jalur alternatif di Comal hanya bisa dilalui kendaraan ringan dan kendaraan pribadi.

Menurut Bambang, saat ini arus mudik sudah mulai berlangsung. Menurut rencana, mulai Senin, bus-bus untuk mudik gratis juga mulai bergerak. Untuk kendaraan besar, seperti truk dan bus, tidak ada alternatif lain, selain harus dialihkan ke jalur selatan. Jalur alternatif Comal hanya bisa untuk kendaraan ringan dan kendaraan pribadi karena jalannya kecil.

Jembatan Comal ambles sejak Selasa (15/7). Saat ini, Kementerian Pekerjaan Umum tengah melakukan perbaikan. Kementerian Perhubungan mengharapkan jembatan Comal sudah bisa dilalui pada tiga hari sebelum Lebaran (H-3). Apabila memungkinkan, jembatan Comal akan dicoba untuk bisa dilalui bus.

Meski demikian, Kementerian Perhubungan akan berkoordinasi dengan sejumlah pengusaha otobus untuk mencari langkah lain. Alternatif yang mungkin bisa dilakukan adalah bus mengambil dua jalan untuk mengangkut pemudik. Dari barat, mereka berhenti di Pemalang untuk menurunkan penumpang dan setelah itu penumpang dipindahkan ke kendaraan lain dari sisi timur Pemalang.

Kepala Pusat Informasi dan Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Mursito, di Jakarta, memperkirakan jembatan Comal dapat kembali dilalui pada 23 Juli. Selama dioperasikan, jembatan hanya dapat dilalui kendaraan kecil.

Saat ini, kata dia, pekerjaan pembangunan jembatan darurat dilakukan selama 24 jam. Sementara itu, pemudik yang melalui jalur pantura dialihkan ke jalur selatan dan jalur alternatif.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk sementara fondasi jembatan diperkuat agar dapat dilalui selama musim mudik Lebaran dan akan diperbaiki permanen setelah itu. Kendaraan kecil dapat lewat seperti biasa. Namun, kendaraan berat dialihkan ke jalur selatan.

Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Banyumas, Agus Sriyono mengatakan, pengalihan arus lalu lintas dari pantura ke jalur selatan menyebabkan volume kendaraan di ruas Brebes-Ajibarang di Kabupaten Banyumas melonjak 30 persen. Volume kendaraan yang melintas di ruas itu pada kondisi normal berkisar 1.500-1.800 unit per jam. Dalam dua hari terakhir, volume kendaraan melonjak menjadi 2.000-2.500 unit per jam.

Sabtu dan Minggu, beberapa kali ruas Paguyangan-Ajibarang macet hingga 5 kilometer. Polisi mengarahkan arus kendaraan besar dari pantura melewati Ajibarang-Wangon-Banyumas. (WIE/GRE/UTI)

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.