Kompas.com - 18/07/2014, 16:23 WIB
Penulis Jessi Carina
|
EditorFarid Assifa

BEKASI, KOMPAS.com — Staf Pemerintah Kabupaten Karawang mengaku tidak heran dengan penangkapan terhadap Bupati Karawang Ade Swara oleh tim penyelidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (17/7/2014) malam. Dugaan korupsi yang dilakukan oleh Ade Swara bukanlah isu baru.

"Sudah menebak, suatu saat akan ditangkap. Malah katanya seharusnya ditangkap tiga tahun lalu," ujar salah seorang anggota satpol PP, Mul, di lobi kantor Bupati Karawang, Jumat (18/7/2014).

Mul mengaku sudah mendengar kabar rencana penangkapan Ade Swara sejak tiga tahun lalu. Namun, penangkapan itu baru terjadi tahun ini. Menurut dia, hal ini karena masa jabatan Ade Swara yang sebentar lagi akan habis pada tahun 2015.

"Kalau ditangkapnya tiga tahun lalu, kan jadi lama kekosongan jabatannya," ujarnya.

Mul menjelaskan, Bupati Ade Swara dikenal sebagai bupati yang kurang banyak berperan terhadap pembangunan kota. Ia juga lebih dikenal sebagai sosok pendiam. Andil besar justru datang dari istri Ade Swara, Latifah, yang juga merupakan anggota DPRD Kabupaten Karawang.

Selama bertugas, Mul sering kali bertemu dengan orang yang ingin mengurus perizinan. Namun, orang-orang tersebut malah bertemu langsung dengan Ade Swara untuk hal ini.

"Padahal kan ada tahapannya, ya. Tidak langsung ke bupati," ujar Mul.

Hal senada diucapkan oleh staf salah satu kelurahan di Kabupaten Karawang, Irawan. Irawan pun mengatakan, penangkapan terhadap Bupati Karawang bukan hal yang mengagetkan.

Irawan juga menilai Ade Swara adalah sosok pendiam. Senada dengan Mul, Irawan juga menganggap andil istri Ade Swara lebih besar dalam beberapa kebijakan.

"Pak Ade sih orangnya diem. Kalem," kata Irawan.

Sebelumnya, setelah diburu tim penyelidik KPK sejak Kamis sore, Bupati Karawang Ade Swara akhirnya ditangkap di rumah dinasnya pada Jumat dini hari.

Tidak ada aktivitas di kantor Bupati Karawang pasca-penangkapan Ade Swara. Gedung bernama Singa Perbangsa tempat Ade Swara bertugas sudah dalam keadaan terkunci sejak Jumat pagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.