KPU Dinilai Tak Peka Sikapi Keanehan Tak Ada Suara Jokowi-JK di Ketapang

Kompas.com - 15/07/2014, 11:30 WIB
Formulir C1 tiga dari 17 tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Di 17 TPS ini, Jokowi-JK meraih nol suara. Seluruh pemilih memilih pasangan Prabowo-Hatta. dok.KPUFormulir C1 tiga dari 17 tempat pemungutan suara (TPS) di Desa Ketapang Barat, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Di 17 TPS ini, Jokowi-JK meraih nol suara. Seluruh pemilih memilih pasangan Prabowo-Hatta.
|
EditorSandro Gatra


JAKARTA, KOMPAS.com
 — Kubu pasangan Joko Widodo-Jusuf Kalla menilai Komisi Pemilihan Umum tidak peka melihat kasus kejanggalan formulir C1 yang terjadi di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Kubu Jokowi-JK menduga kuat ada dugaan kecurangan dan pelanggaran pilpres dalam kasus tersebut.

"Pernyataan Hadar Nafis Gumay soal kasus formulir C1 yang nol bagi Jokowi-JK menunjukkan tidak pekanya KPU terhadap dugaan kuat kecurangan dan pelanggaran dalam pilpres," ujar anggota Tim Kampanye Nasional Jokowi-JK, Zuhairi Misrawi, melalui pesan singkat yang diterima Kompas.com, Selasa (15/7/2014).

Zuhairi mengatakan, KPU semestinya dapat segera bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu dan kepala kepolisian untuk melakukan investigasi terhadap keanehan dalam formulir C1 di 17 tempat pemungutan suara di Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.

Menurut dia, ada tiga keanehan yang perlu dicermati terkait kasus tersebut. Pertama, partisipasi pemilih yang mencapai 100 persen. Padahal, kata dia, di daerah, partisipasi pemilih rata-rata hanya mencapai 60 persen.

Kedua, lanjut Zuhairi, tidak ada satu pun pemilih yang mencoblos Jokowi-JK. Padahal, di daerah-daerah lain, tidak ada satu pun TPS yang kosong memilih Jokowi.

Dia yakin, di Ketapang, banyak rakyat yang mendukung Jokowi-JK. Terlebih lagi, Partai Kebangkitan Bangsa yang menjadi salah satu partai pengusung Jokowi-JK memiliki basis yang cukup kuat di daerah Madura. Terakhir, tidak ada tanda tangan saksi dari kubu Jokowi-JK dalam formulir C1 dari ke-17 TPS.

Fakta ini, kata dia, membuktikan bahwa ada dugaan kuat unsur kesengajaan untuk memenangkan pasangan tertentu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Saksi untuk wilayah Sampang sudah ada, di samping banyaknya relawan Jokowi-JK di sana," ujar Zuhairi.

Zuhairi meminta agar KPU dan Bawaslu melakukan investigasi yang menyeluruh, apakah pemilu benar-benar digelar di Ketapang atau akal-akalan saja. Sebab, kasus serupa juga terjadi dalam pemilu legislatif yang lalu.

"Mestinya KPU punya sensitivitas yang tinggi bahwa Sampang dan Bangkalan merupakan wilayah yang rawan munculnya kecurangan," ujar Zuhairi.

Sebelumnya, pasangan Jokowi-JK tidak mendapatkan satu suara pun di 17 tempat pemungutan suara di Desa Ketapang Barat, Madura. Adapun total perolehan suara Prabowo-Hatta di ke-17 TPS ini mencapai 7.134 suara. (baca: Di 17 TPS Ini, Perolehan Suara Jokowi-JK Nol)

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay mengatakan, pasangan tertentu bisa saja mendapatkan suara hingga 100 persen di satu tempat pemungutan suara (TPS). (baca: KPU: Bisa Saja Pilihan Semua Pemilih di Sampang untuk Satu Calon)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.