Kompas.com - 01/07/2014, 08:19 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com — Nina (46) mengaku sangat terkejut ketika ia mengetahui anaknya, R (26), yang sehari- harinya hanya beraktivitas di atas tempat tidur, tiba-tiba berbadan dua. Warga Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat itu mengetahui kehamilan anaknya pada 27 Februari 2014 setelah ia memeriksa kandungan anaknya.

Nina mengaku, awalnya tidak curiga saat melihat badan anak pertamanya itu bertambah gemuk. Kecurigaan Nina baru terjadi ketika ia menemukan ada pakaian yang terkena bercak darah yang dibuang di belakang rumahnya. Nina pun kemudian berinisiatif membeli alat test pack untuk mengetahui apakah anaknya memang hamil atau tidak.

"Ketika itu ternyata dia sudah hamil enam bulan. Padahal dia tidak pernah ke mana-mana, hanya di tempat tidur," kata Nina kepada wartawan di Desa Cilame, Senin (30/6/2014).

Wanita single parent ini mengatakan, di rumahnya hanya tinggal empat orang yakni R dan dua adik R yang masih berusia 15 dan 13 tahun. Selain mereka, tak ada seorang pun yang sering datang ke rumah selain beberapa tetangganya dan ketua RT setempat.

Nina mengaku tak bisa mengetahui siapa yang menodai R itu karena anak gadisnya itu menderita autis.

"Saya enggak mau menuduh siapa pun. Tapi alangkah teganya orang yang telah menodai anak autis," ujar Nina dengan mata berkaca-kaca.

Meski menderita autis, kata sang ibu, secara fisik R memiliki badan yang normal. Tubuhnya pun tak jauh berbeda dengan gadis seusianya. Tak hanya itu, Nina menyebut anaknya memang cantik dan berkulit putih karena hampir tidak pernah keluar dari rumah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Karena tak juga memperoleh titik terang tentang pelaku pemerkosaan anaknya, Nina dengan diantar sejumlah tetangganya, dipertemukan dengan P2TP2A KBB. Oleh P2TP2A KBB, Nina kemudian dibantu untuk membuat laporan pengaduan ke Mapolres Cimahi. Namun, Polres Cimahi kesulitan untuk mengungkap pelaku karena minimnya saksi dan sulitnya memperoleh keterangan dari korban yang tidak bisa diajak bicara.

"Katanya satu-satunya cara untuk mengetahui pelaku yakni harus tes DNA. Makanya kami sabar menunggu anaknya lahir," tambah Nina.

Begitu R melahirkan seorang anak laki-laki di Rumah Sakit Mitra Kasih Cimahi, Nina langsung memberitahukan kelahiran tersebut ke P2TP2A untuk ditembuskan ke pihak pemkab. Ia tetap berharap mendapatkan keadilan. Nina sangat ingin pelaku pemerkosa anaknya mendapat hukuman yang setimpal.

"Saya merawat anak saya selama 26 tahun, tapi sekarang saya dizalimi. Saya sampai mana pun saya akan mencari keadilan dan menemukan pelaku kejahatan terhadap anak saya," kata dia sambil terisak.

Nina mengatakan, apa pun akan ia lakukan agar tes DNA ini bisa dilakukan. "Saya akan galang dana dari mana pun. Kalau perlu saya akan datangi Pak Aher dan Deddy Mizwar. Saya akan datangi semua koran dan stasiun TV, apa pun akan saya lakukan untuk mencari keadilan. Karena satu-satunya cara untuk mengetahui pelaku yakni melalui tes DNA," ujar Nina. (zam)Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

Regional
Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

Regional
Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Pemkab Tanah Bambu Minta Perusahaan Tambang Berpartisipasi dalam Pembangunan Daerah

Regional
Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Kejar Target Vaksinasi Dosis Kedua, Pemkab Lakukan Home Visit di 25 Kecamatan

Regional
Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Gelar Sosialisasi Sinergi APIP dan APH, Pemkab Luwu Utara Berkomitmen Ciptakan Pemerintahan Bersih

Regional
Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.