Kompas.com - 21/05/2014, 16:23 WIB
Peserta konvoi lulusan SMA di Surabaya diberi pengarahan khusus. KOMPAS.com/Achmad FaizalPeserta konvoi lulusan SMA di Surabaya diberi pengarahan khusus.
|
EditorGlori K. Wadrianto
SURABAYA, KOMPAS.com — Rombongan konvoi siswa SMA di Surabaya yang merayakan kelulusan, Rabu (21/5/2014), dihadang polisi. Mereka lantas dikumpulkan dan diberi pengarahan khusus, sebelum ditindak karena melanggar lalu lintas.

Rombongan pelajar dengan seragam penuh coretan mengendarai motor dan "menggeber-geber"knalpot. Mereka dibubarkan saat melintas di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, di depan Gedung Negara Grahadi.

Puluhan polisi yang sudah berjaga-jaga sejak pagi mulanya menghentikan rombongan di barisan depan. Peserta konvoi di barisan belakang yang mengetahui rekannya dihentikan mencoba berbalik arah, tetapi tetap dihadang oleh polisi yang sudah ada di belakangnya.

Para siswa itu kemudian dikumpulkan di suatu tempat untuk mendapat pengarahan khusus dari Kaur Bin Ops Satlantas Polrestabes Surabaya AKP Harna. "Motor yang tidak lengkap surat-surat dan kelengkapannya wajib ditilang, sementara yang lengkap diperbolehkan pulang, tapi tidak boleh konvoi lagi," kata Harna.

Dalam penghadangan itu, belasan motor disita karena dinilai tidak lengkap, serta puluhan siswa ditilang karena tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Budaya konvoi untuk merayakan kelulusan sepertinya tidak bisa dihilangkan, meski larangan konvoi sudah diberikan sejak jauh-jauh hari sebelum hari pengumuman kelulusan. Bahkan pihak sekolah sudah mengantisipasi dengan memberikan pengumuman kelulusan langsung kepada orangtua siswa di rumahnya masing-masing.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X