Kompas.com - 08/05/2014, 15:11 WIB
EditorCaroline Damanik

SUKABUMI, KOMPAS.com — Polisi menemukan dua buku yang diduga buku harian milik pelaku kejahatan seksual di Sukabumi, AS alias Emon, di rumahnya. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara terhadap dua buku tersebut, polisi mengetahui bahwa Emon sering "curhat" di buku hariannya.

"Ada dua buku yang kami temukan di rumah Emon, buku tersebut disimpan di rak sepatu. Ternyata di buku hariannya tersebut, selain tersangka mencatat nama-nama anak yang diduga menjadi korbannya, juga di buku satunya lagi yang berwarna hijau, Emon sering curhat tentang masalah pribadinya," kata Kapolres Sukabumi AKBP Hari kepada pers di Sukabumi, Kamis (8/5/2014).

Menurutnya, di buku hariannya tersebut Emon menuliskan cita-citanya menjadi superstar. Diketahui pula, ternyata Emon sangat menyayangi dan mengidolakan kedua orangtuanya. Bahkan, ada kisah Emon tentang kondisinya setelah sang ayah meninggal.

Namun, dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya, belum ditemukan "curhatan" tersangka yang mengarah pada tindak asusila yang dilakukan kepada anak-anak.

Lebih lanjut, ada kemungkinan buku tersebut adalah milik teman tersangka untuk menuangkan kegundahan hatinya selama ini. Bahkan, di lembar pertama buku itu tertulis bahwa buku ini hanya boleh dibuka dan dilihat oleh si tersangka saja. Bisa disimpulkan sementara, buku itu sangat privat bagi dirinya sehingga siapa pun tidak boleh memegangnya.

"Selain 'curhatan' Emon dan nama-nama anak yang diduga korbannya, di buku tersebut juga ada nama-nama judul sinetron yang diduga disukai atau diidolakan oleh tersangka. Namun yang paling terpenting, ditemukannya dua buku harian tersangka bisa mempercepat dan menambah bukti baru dalam melakukan penyelidikan kasus ini," tambahnya.

Hari mengatakan, dalam buku harian Emon tersebut ditemukan nama-nama anak yang diduga menjadi korbannya dengan jumlah seluruhnya 120 anak. Sampai saat ini, jumlah korban yang melapor kepada pihaknya sudah 114 orang, sehingga pihaknya kembali mengimbau kepada orangtua yang mencurigai anaknya menjadi korban AS untuk segera melapor.

Selain fokus dalam penanganan hukum tersangka yang merupakan warga Kecamatan Baros, Kota Sukabumi, pihak Polres Sukabumi Kota juga tengah fokus dalam penyembuhan korban-korban Emon baik fisik maupun kejiwaan. Oleh karena itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Pemkot Sukabumi dan menurunkan tim psikiater dan psikolog kepolisian, salah satunya psikolog forensik Reza Indragiri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.