KPU Tual Terbukti Curang, Hasil Rekapitulasi Suara Dibatalkan

Kompas.com - 27/04/2014, 18:37 WIB
Anggota KPU Kota Tual  membuka kotak suara dan menunjukan hasil pleno KPU Kota Tual ke para saksi partai politik dan Bawaslu sebelum diserahkan ke KPU Maluku untuk  direkapitulasi di Kantor KPU Maluku, Minggu (27/4/2014). KOMPAS.com/ RAHMAN PATTYAnggota KPU Kota Tual membuka kotak suara dan menunjukan hasil pleno KPU Kota Tual ke para saksi partai politik dan Bawaslu sebelum diserahkan ke KPU Maluku untuk direkapitulasi di Kantor KPU Maluku, Minggu (27/4/2014).
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU Maluku membatalkan hasil rekapitulasi perolehan suara pemilu legislatif (pileg) dari Kota Tual, Maluku. Hal itu diputuskan dalam rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilu legislatif (pileg) di Kantor KPU Maluku, Minggu (27/4/2014).

Hasil rekapitulasi suara pileg dari Kota Tual ini dibatalkan setelah dalam penghitungan suara yang digelar KPU Maluku, ditemukan adanya sejumlah kecurangan yang dilakukan oleh KPU Kota Tual.

Kecurangan itu berupa adanya pergeseran suara partai politik dan perolehan suara caleg. Selain itu, jumlah suara sah dan jumlah suara tidak sah ternyata juga tidak sama dengan jumlah pemilih yang menggunakan hak pilihnya.

Tak hanya itu, hasil pileg di dua kecamatan di Kota Tual juga tidak dicantumkan dalam hasil pleno rekapitulasi pileg Kota Tual.


Pantauan Kompas.com di ruang rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara di Kantor KPU Maluku, malam ini, terungkap adanya pergeseran suara partai politik dan suara caleg di lima partai politik yang mengalami penambahan secara signifikan.

Selain itu suara sejumlah partai politik dan caleg juga mengalami pengurangan suara yang signifikan mulai dari angka ratusan hingga ribuan suara.

Terkait adanya persoalan tersebut, Ketua KPU Maluku, Musa L Toekan mengakui jika KPU Kota Tual secara sengaja telah melakukan kecurangan dan pelanggaran pemilu. ”Jadi hasil pleno rekapirulasi pileg Kota Tual dibatalkan,” tegasnya.

Komisioner Bawaslu Maluku, Lusia Peilouw mengungkapkan, hasil rekapitulasi penghitungan suara pileg Kota Tual tidak bisa disahkan, karena adanya sejumlah kecurangan pemilu yang dilakukan oleh KPU Kota Tual.

”Karena sudah dibatalkan maka seluruh hasil perolehan suara baik DPRD Provnsi, DPD RI dan DPR RI harus dibedah ulang ditingkat PPK,” ungkapnya.

Sehari sebelumnya, Bawaslu Maluku telah mengeluarkan rekomendasi kepada KPU untuk membedah ulang hasil pleno KPU Kota Tual ke tingkat PPK. Lantaran kotak suara hasil pleno KPU Kota Tual sempat diinapkan selama dua hari di hotel tempat Ketua KPU menginap di Ambon, tanpa sepengetahuan KPU Maluku dan Panwaslu Kota Tual.

Demi membuktikan adanya kecurangan yang terjadi, KPU Maluku atas persetujuan Bawaslu dan saksi partai politik lalu membuka kotak suara berisi hasil pleno KPU Kota Tual dan ternyata dugaan adanya kecurangan memang terbukti.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

ABK Jatuh ke Laut, Hari Ketiga Pencarian Masih Belum Ditemukan

ABK Jatuh ke Laut, Hari Ketiga Pencarian Masih Belum Ditemukan

Regional
Fakta Gibran Maju Pilkada Solo, Tak Ingin Maju Lewat Independen hingga Sudah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Fakta Gibran Maju Pilkada Solo, Tak Ingin Maju Lewat Independen hingga Sudah Konsultasi Politik dengan Senior PDI-P Pusat

Regional
Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Hendak Gali Kubur, Warga Ngawi Temukan Orang Diduga Gantung Diri

Regional
Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Bus Rombongan Pelajar SMA Banyuwangi Terguling di Lumajang, 20 Siswa Terluka

Regional
Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Jelang Pelantikan Jokowi, 595 Personel TNI-Polri Sisir Pulau Bali

Regional
Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Fakta Baru Motivator Tempeleng 10 Siswa, Mengaku Khilaf hingga Dikecam KPAI

Regional
Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Jokowi-Ma'ruf Dilantik, Wakil Bupati Belitung Berharap Ekonomi Pariwisata Diperhatikan

Regional
Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Ratusan Warga Doa Bersama Jelang Pelantikan Jokowi-Ma'ruf

Regional
Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Cerita di Balik Pasutri yang Tewas Digigit Ular, Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung Adik-adiknya

Regional
Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Mabuk Miras, Pemuda Ini Perkosa Mahasiswi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

[POPULER NUSANTARA] Pasutri Tewas Digigit Ular | Pilkada Solo, Gibran Berjuang Maju Lewat PDI-P

Regional
Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Fakta Kecelakaan Tol Lampung, Sopir Diduga Mengantuk hingga 4 Orang Tewas Terbakar

Regional
Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Tempeleng 10 Siswa, Motivasi Berujung Jeruji Besi: Saya Khilaf...

Regional
KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

KPK Sita Sejumlah Dokumen di Kantor Dishub Medan

Regional
Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Sambut Pelantikan, Foto Jokowi dan Ma'ruf Amin Diarak dengan Gerobak Sapi Lewat Malioboro

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X