Kompas.com - 18/04/2014, 12:04 WIB
Pemantau Pemilu Independen, Nurcholis Sastro yang mendapatkan ancaman pembunuhan kompas.com/FirmansyahPemantau Pemilu Independen, Nurcholis Sastro yang mendapatkan ancaman pembunuhan
|
EditorAna Shofiana Syatiri

BENGKULU, KOMPAS.com
- Nurchlis Sastro aktivis Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Kabupaten Lebong, Bengkulu, menyatakan, dirinya dan anggota KIPP lainnya mendapatkan teror melalui SMS. Isinya, ancaman pembunuhan.

Nurcholis mengaku menerima pesan tersebut di ponselnya pada Kamis (17/4/2014), pukul 15.38 WIB. Pesan singkat itu berasal dari nomor 0822804523801 yang berisi, Pak, di Kabupaten Lebong jangan terlalu ikut campur dlm urusan Pileg ini. Krn ini urusan kami. Jika kami gagal terpilih urusannya nyawa. ingat itu!

Pesan senada juga diterima anggota KIPP lainnya, Melky.

Nurcholis menduga ada pihak yang merasa terancam dengan penemuan KIPP terkait Pemilu Legislatif 2014. Pada 12 April 2014, KIPP Kabupaten Lebong mengungap 19 temuan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh caleg, oknum pejabat, dan penyelenggara pemilu.

Dari 19 temuan pelanggaran itu, 13 di antaranya oknum pejabat daerah yang menggunakan fasilitas negara untuk memenangkan caleg yang merupakan istri, anak pejabat di Kabupaten Lebong. Sementara, enam temuan lainnya yakni caleg yang menggunakan politik uang saat pemilu.

"Kami melihat Pilleg di Kabupaten Lebong cacat hukum karena melanggar UU Nomor 8 tahun 2012. Saya tidak dapat memastikan dari pihak mana SMS ancaman tersebut," kata Nurchlios, Jumat (18/4/2014).

Dalam siaran persnya, KIPP juga mengkritik kinerja Panitia Pengawas Kabupaten Lebong yang tak sigap menanggapi setiap laporan pelanggaran pemilu dari banyak pihak.

Meski tak dapat menebak pihak mana yang mengirim SMS, Nurcholis menduga ancaman tersebut berasal dari para caleg atau tim sukses yang tak ingin melihat pemilu berlangsung bersih.

"Jika ancaman teror terus terjadi, Senin nanti saya akan minta pengamanan dan laporan ke polisi," tegasnya.

Sebelumnya, KIPP juga sempat melaporkan kepada Panwas setempat terkait bantuan 50 motor untuk imam masjid dari APBD Kabupaten Lebong, dengan catatan para imam memilih caleg tertentu. KIPP merupakan komite pemantau pemilu independen yang tergabung dalam Gerakan Anti Politik Uang (GAPU) di dalam GAPU tergabung banyak unsur pemantau pemilu independen seperti mahasiswa, ormas dan Indonesian Corruption Watch.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Semangati Pengusaha Jasa Dekorasi, Wagub Jatim: Jangan Pernah Kendur dan Pesimis

Regional
Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Kepada Kepala Daerah di Jatim, Wagub Emil: Mari Kita Pastikan Tidak Ada Pungutan Liar di SMA/SMK

Regional
Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Kisah Warga Desa Pana di NTT Alami Krisis Air Bersih, Kini Teraliri Harapan Pun Bersemi

Regional
DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

DMC Dompet Dhuafa Gelar Aksi Bersih-bersih Rumah Warga Terdampak Gempa Banten

Regional
Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Tanggapan Tim Ahli LPPM ULM, Usai Uji Coba Raperda Jalan Khusus DPRD Tanah Bumbu

Regional
BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

BPS Catat Penurunan Angka Penduduk Miskin Jateng hingga 175.740 Orang

Regional
Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Berdayakan Masyarakat Jateng, Ganjar Dapat Penghargaan dari Baznas

Regional
Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Ada Kasus Omricon di Kabupaten Malang, Wagub Emil Pastikan Terapkan PPKM Mikro Tingkat RT

Regional
Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Zakat ASN Pemprov Jateng 2021 Terkumpul Rp 57 Miliar, Berikut Rincian Penyalurannya

Regional
Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-'bully' Warganet

Berencana Kembalikan Bantuan dari Ganjar, Fajar Malah Di-"bully" Warganet

Regional
Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Cegah Omicron di Jateng, Ganjar: Tolong Prokes Dijaga Ketat

Regional
Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Sambut Tahun Baru, Dompet Dhuafa Gelar Doa Bersama di Lapas Narkotika Gunung Sindur

Regional
Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Bantuan Tunai Kurang Efektif Entaskan Kemiskinan, Pemprov Jateng Genjot Pembangunan RSLH

Regional
Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Hasil Monitor Dishub, Ada 162 Truk Angkutan Batu Bara Lintasi Underpass Banjarsari Per Jam

Regional
Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Cek Langsung ke Pasar Sukomoro, Wagub Emil Dapati Harga Bawang Merah Turun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.