Sengketa Lahan Jayanti, Lagi-lagi Dua Kelompok Warga Bentrok di Mimika

Kompas.com - 06/03/2014, 03:38 WIB
Rebutan lahan, dua kelompok warga terlibat bentrokan menggunakan panah dan senapan angin di Jayanti dekat Kali Iwaka, Kampung Mimika Gunung, Distrik Kuala Kencana, Mimika. istimewaRebutan lahan, dua kelompok warga terlibat bentrokan menggunakan panah dan senapan angin di Jayanti dekat Kali Iwaka, Kampung Mimika Gunung, Distrik Kuala Kencana, Mimika.
|
EditorPalupi Annisa Auliani
JAYAPURA, KOMPAS.com – Puluhan orang luka-luka akibat bentrok dua kelompok warga yang terlibat sengketa lahan disekitar Kali Iwaka Jayanti, Kampung Mimika Gunung, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Timika, Papua, Rabu (5/3/2014).

Bentrok antara kelompok Dani pimpinan Pinus Murib dengan kelompok Moni pimpinan Yulius Hanau merupakan kelanjutan bentrok pada hari sebelumnya. Pada Selasa (4/3/2014), bentrok mengakibatkan satu orang tewas, yakni warga dari kelompok Dani, Abeneben Wenda (50).

Informasi yang dihimpun di Timika, ratusan warga bersenjata busur panah dan senapan angin dari dua kelompok bertikai mulai Rabu pagi. Aparat Kepolisian dari Polres Mimika dibantu satu peleton Brimob Polda Papua yang berusaha melerai warga bertikai tidak dapat berbuat banyak karena banyaknya jumlah warga yang terlibat bentrokan.

Imbauan dari aparat kepada kedua kelompok bertikai tak dihiraukan. Ratusan warga dari kedua kelompok justru semakin beringas, saling serang menggunakan panah dan senapan angin. Korban luka pun terus berjatuhan.

Aparat menggunakan ambulans mengangkut korban terluka dari kedua kelompok ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Mimika dan Rumah Sakit Mitra Masyarakat Timika. Menjelang tengah hari, aksi saling serang berhenti. Polisi dan TNI langsung menduduki lokasi, untuk mencegah bentrok susulan.

Hingga Rabu malam, satu peleton pasukan Dalmas Polres Mimika dibantu dua peleton Brimob Detasemen B Timika, masih terus berjaga di lokasi tersebut. Kepala Bidang Humas, Kepolisian Daerah Papua, Kombes Sulistio Pudjo, mengatakan bentrok kali ini dipicu ulah satu warga yang mabuk yang menewaskan satu orang.

Bentrok pecah pertama kali pada Rabu (29/1/2014). Kedua kelompok sempat berdamai pada Jumat (21/2/2014). Namun bentrok kembali pecah pada pekan ini. Selama bentrok tersebut terjadi dan berulang, tak kurang dari 95 orang terluka dari kedua kelompok dan satu orang meninggal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk membantu mendamaikan kedua kelompok bertikai, menurut Pudjo, Wakapolda Papua, Brigjen Pol Paulus Waterpauw sudah berada di Timika. Lahan yang menjadi sengketa kedua kelompok berada di samping jalan rintisan penghubung Timika dengan Waghete, Kabupaten Deiyai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.