Caleg Mulai Tebar Pesona di Pengungsian Erupsi Kelud

Kompas.com - 15/02/2014, 16:31 WIB
Bantuan dari para caleg mulai berdatangan ke tempat pengungsian di Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (15/2/2014). KOMPAS.com/Yatimul AinunBantuan dari para caleg mulai berdatangan ke tempat pengungsian di Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (15/2/2014).
|
EditorFarid Assifa

MALANG, KOMPAS.com - Sejumlah politisi dari beberapa pengurus partai politik mulai tebar pesona di tempat pengungsian warga korban letusan gunung Kelud di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Bupati Malang, Rendra Kresna pun tak mempersoalkan ulah politisi tersebut.

"Biarkan saja calon anggota legislatif dan semua politisi datang. Saya cuek saja. Yang penting mereka mau memberikan bantuan pada warga," jelas Bupati Malang, Rendra Kresna ditemui di lokasi pengungsian di Pujon, Kabupaten Malang, Sabtu (15/2/2014).

Rendra mengkritik beberapa mobil ambulans milik partai politik yang mudahnya menyalakan sirine meski tak mengevakuasi korban. "Sirine dinyalakan tapi di dalamnya tak memuat pengungsi. Malah bisa bikin panik masyarakat sekitar. Tolong lah, pihak ambulans dari parpol tahu diri," kritik Rendra.

Menuut Rendra, banyak calon anggota legislatif (caleg) untuk DPRD Kabupaten Malang dan caleg DPR RI yang berdatangan ke pengungsian. Mereka juga membawa berbagai bantuan untuk korban. Beberapa bantuan ada gambar caleg atas nama Peter Zulkifli yang kini menjabat Ketua Komisi III DPR RI dari Partai Demokrat.

Kepada wartawan, Peter mengaku bahwa Malang memang daerah pemilihannya. "Wajar jika saya datang untuk mengetahui kondisi langsung masyarakat yang mengungsi," akunya.

Peter mengaku, pihaknya sudah melaporkan kondisi di pengungsian pada Presiden RI, Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Selain dari Demokrat, bantuan juga datang dari caleg DPR RI dari Partai Gerindra beserta ambulansnya.

Baca tentang
Menangkan Samsung A71 dan Voucher Belanja. Ikuti Kuis Hoaks / Fakta dan kumpulkan poinnya. *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Kos di Bandung Digerebek,  Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Rumah Kos di Bandung Digerebek, Produksi Tembakau Gorila Dalam Kemasan Kacang

Regional
Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Remaja Putri di Makassar Jadi Korban Teror Sperma

Regional
Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Mabuk Berat, Turis Meksiko Tabrakan Diri ke Mobil

Regional
5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

5 Fakta Puluhan Siswa Disodori Kotoran Manusia oleh Kakak Kelas, Terbongkar Setelah Siswa Kabur dari Sekolah

Regional
Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Telusuri Sejarah Banten, Pemprov Kirim Utusan ke Belanda

Regional
Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Dianggap Berkah, Kurma yang Dipanen di Halaman Masjid Jadi Rebutan Warga Tasikmalaya

Regional
Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Banjir 1 Bulan Menggenangi 2 Desa di Sidoarjo

Regional
Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Gara-gara Mi Instan, 2 Siswa SMP Berkelahi dan 1 Orang Dilarikan ke RS

Regional
Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Santri di Sukabumi Tewas di Areal Persawahan, 1 Orang Keracunan Obat

Regional
Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Kronologi Kepala Dusun di Bulukumba Rusak Mata dan Potong Kemaluan Warganya hingga Tewas

Regional
Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Gara-gara Suara Knalpot, Dua Pria Dikeroyok di Denpasar

Regional
Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Korban Tabrak Lari Pengendara Rush yang Diduga Stress Bertambah, di Antaranya Anak-anak

Regional
22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

22 Hari Penemuan Mayat di Senggigi, Jenazah Belum Dikubur

Regional
Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Kepala Dusun di Bulukumba Potong Kemaluan dan Rusak Mata Warganya karena Masalah Penyemprot Padi

Regional
Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Tanah Gambut di Rupat Bengkalis Kembali Terbakar, Petugas Berjibaku Padamkan Api

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X