Hujan Abu, Polisi Tasik Bagi-bagi Ribuan Masker

Kompas.com - 14/02/2014, 20:29 WIB
TASIKMALAYA, KOMPAS.com - Polres Tasikmalaya membagikan ribuan masker gratis kepada para pengendara yang melintas di Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jumat (14/2/2014).

Langkah itu untuk mencegah dampak hujan abu vulkanis gunung Kelud, Jawa Timur, yang sudah sampai ke Tasikmalaya.

Kepala Unit Regident Satlantas Polres Tasikmalaya, Iptu Iwan Sujarwo mengatakan, masker gratis bukan hanya dibagikan kepada pengendara motor. Pelajar dan warga yang berjalan kaki pun mendapat bagian.

"Masker ini untuk melindungi warga dari abu vulkanis yang turun sampai Tasikmalaya. Soalnya, abu letusan ini bahaya juga bagi pernapasan," jelas Iwan kepada wartawan, Jumat.

Kepolisian meminta masyarakat untuk berhati-hati saat berkendara dengan kondisi hujan abu. Iwan menilai, hujan abu membuat jarak penglihatan pengendara terganggu. Kondisi rawan menimbulkan kecelakaan.

"Hujan abu membuat jarak pandang pengendara terganggu. Kami harap berhati-hati karena akan rawan kecelakaan," tambah Iwan.

Sementara itu, pantauan Kompas.com, gerimis abu vulkanis di wilayah Tasikmalaya masih terjadi sampai petang ini. Namun, intensitasnya turun.



Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorFarid Assifa

Terkini Lainnya

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Pasca-gempa Lombok, Pelaku Wisata Pendakian Gunung Rinjani Mulai Berbenah

Regional
Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Tol Cipali, 12 Orang Tewas

Regional
Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Petani Ini Tanam Ganja di Ladangnya Untuk Obati Diabetes

Regional
8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

8 Fakta Setya Novanto Lolos dari Pengawalan, Kepergok Pelesir Bersama Istri hingga Diingatkan Tidak Aneh-Aneh

Regional
Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Antar Pacar Pulang, Pria Ini Dipanah Orang Tak Dikenal

Regional
Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Lelaki Ini Mengaku 19 Tahun Jalan Kaki dari Aceh hingga Papua

Regional
KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

KM Nusa Kenari yang Tenggelam Milik Pemda Alor dan Dikelola Kelompok Nelayan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

[POPULER NUSANTARA] Identitas Perempuan yang Pelesiran Bersama Setnov | Rutan di Lhoksukon Rusuh

Regional
Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Sebelum Tenggelam, KM Nusa Kenari Sempat Mati Mesin

Regional
Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Razia di Timika, 7 Warga Ditangkap karena Bawa Alat Perang Tradisional

Regional
Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Mengenal Aplikasi Rapel, Solusi Milenial Mengelola dan Membuang Sampah

Regional
Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Melirik Pantai Pukan, Hasil Gotong Royong Warga dengan Biaya Masuk Sukarela

Regional
Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Identitas 5 Penumpang Kapal KM Nusa Kenari yang Hilang Tak Diketahui

Regional
Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Gempa Bermagnitudo 5,1 Guncang Sumba Timur, Tak Berpotensi Tsunami

Regional
Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Diduga Terpeleset, Dua Balita Tewas Tenggelam di Sungai Setu

Regional

Close Ads X