Helikopter TNI AD Hilang Kontak di Nunukan

Kompas.com - 22/01/2014, 19:49 WIB
Ilustrasi: Anggota TNI Angkatan Darat menyiapkan helikopter Bell 205 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Rabu (3/10/2012). Persiapan ini dalam rangka pameran alutsista menyambut HUT TNI ke-67 yang berlangsung 6-8 Oktober 2012. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi: Anggota TNI Angkatan Darat menyiapkan helikopter Bell 205 di kawasan Monumen Nasional, Jakarta, Rabu (3/10/2012). Persiapan ini dalam rangka pameran alutsista menyambut HUT TNI ke-67 yang berlangsung 6-8 Oktober 2012. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
|
EditorFarid Assifa

SAMARINDA, KOMPAS.com — Helikopter jenis Bell 412 milik TNI Angkatan Darat dikabarkan hilang pada Rabu (22/1/2014) siang tadi, setelah hilang kontak dengan ATC Bandara Malinau sekitar pukul 14.00 Wita.

Dari informasi yang dihimpun Kompas.com dari salah satu personel TNI di Malinau, diketahui, sejak hilang kontak tadi siang hingga kini, Heli Bell 412 milik TNI masih belum diketahui keberadaannya. Belum dapat diidentifikasi apakah heli tersebut jatuh dan memakan korban jiwa atau tidak.

"Terakhir kontak dengan ATC Bandara Malinau sekitar pukul 13.45 Wita, namun setelah itu tidak ada kontak lagi. Sekitar jam 14.00 Wita, heli sudah tidak ada kabar lagi," jelasnya.

Diketahui, heli tersebut mengangkut 10 personel angkatan darat. Sebelumnya, helikopter ini take off dari Bandara Juwata Tarakan sekitar pukul 13.30 Wita. Heli mengangkut keperluan logistik menuju Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan, Kaltara.

Sesuai jadwal, seharusnya, pada pukul 16.00 Wita, heli sudah kembali ke Bandara Juwata Tarakan. Namun, hingga pukul 18.00 Wita, pesawat tersebut tak kunjung memberi kontak dan belum mendarat di tempat asal.

"Belum bisa dipastikan apa yang terjadi dengan heli tersebut, tapi sesuai informasi sampai saat ini heli tidak bisa dihubungi dan tidak diketahui di mana keberadaannya," pungkasnya.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Branch Manager Bank Mega Malang Ditangkap akibat Penipuan Senilai Rp 5,7 M

Regional
Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Banjir Terjang 2 Kabupaten di Jambi, Jembatan Putus dan 1.000 Rumah Terendam

Regional
Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Pemprov Jabar Buka Layanan Desain dan Cetak Kemasan Gratis bagi IKM

Regional
Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Edhy Prabowo Tersangka, Walkot Solo Setuju Susi Pudjiastuti Kembali Jadi Menteri KP

Regional
Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Dalam Kantong Plastik, Begini Kronologinya

Regional
Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Haru, Nadif Ikuti Wisuda Virtual Seorang Diri di Makam Sang Ayah, Ini Ceritanya

Regional
Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman 'Bird Strike' di Bandara Kualanamu

Deforestasi, Burung Migran dan Ancaman "Bird Strike" di Bandara Kualanamu

Regional
Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Kisah Pilu 2 Nelayan Tersambar Petir Saat Melaut di Atas Kapal, Satu Orang Tewas

Regional
'Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka'

"Kalau Pemerintah Bisa Bagi Vaksin Sebelum Proses Belajar, Kami Setuju KBM Tatap Muka"

Regional
Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Bupati Situbondo Tertular Covid-19, Puluhan Pejabat Lakukan Tes Swab

Regional
Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Mantan Pegawai Bank Bikin Investasi Bodong, Larikan Uang Rp 15 Miliar Milik 15 Korban

Regional
Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Hakim Tolak Eksepsi Wasmad, Sidang Kasus Konser Dangdut Tegal Dilanjutkan

Regional
PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

PSBB di Kabupaten Bogor Diperpanjang, Belajar dari Kasus Acara Rizieq Shihab

Regional
Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Di Yogyakarta, Saluran Irigasi Penuh Sampah Diubah Jadi Habitat Ikan, Hasilkan Rp 48 Juta Per Panen

Regional
Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Korban Terakhir yang Tenggelam di Bendungan Cikanteh Sukabumi Ditemukan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X