Kompas.com - 15/01/2014, 13:39 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
AMBON, KOMPAS.com - Brankas berisi uang tunai Rp 250 juta milik Kampus Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Imam Rijali, Ambon yang digondol kawanan pencuri Senin malam lalu, ditemukan di tepi jurang, tak jauh dari kawasan kampus tersebut, Rabu (15/1/2014).

“Saya dapat info dari staf, brankas yang dicuri telah ditemukan. Brankas itu ditemukan di tepi jurang, lokasinya tak jauh dari lapangan kampus,” kata Rektor IAIN Ambon, Hasbollah Toisuta, Rabu siang.  Akibat berada di jurang yang terjal, hingga kini brankas itu belum dapat diangkat.

Kasat Reskrim Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease AKP Bintang Juliana saat dihubungi melalui sambungan telepon membenarkan jika brankas tersebut telah ditemukan di lokasi tak jauh dari kampus.

”Iya mas brankasnya sudah ditemukan kembali,” ujar Agung singkat.

Menurut Agung, polisi saat ini sedang berusaha untuk mengangkat brankas itu untuk segera diperiksa. Diduga pelaku pencurian sengaja membuang brankas ke jurang, karena berat.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kawanan pencuri membawa kabur brankas, setelah memecah kaca bagian luar ruangan perencanaan dan keuangan kampus tersebut.

Selain brankas, para pencuri juga membawa kabur dua unit komputer berisi data transaksi keuangan serta sejumlah dokumen lainnya. Untuk mengusut kasus ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi untuk dimintai keterangannya termasuk bendahara kampus dan sejumlah petugas keamanan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X