Derita Kaki Gajah, Dalang Ki Slamet Gundono Meninggal Dunia - Kompas.com

Derita Kaki Gajah, Dalang Ki Slamet Gundono Meninggal Dunia

Kompas.com - 05/01/2014, 11:21 WIB
KOMPAS/SRI REJEKI Dalang Ki Slamet Gundono tengah mendongeng di hadapan para siswa dalam acara Lazkam Pesta Budaya ke-4 di Taman Kanak-kanak Lazuardi Kamila, Solo, Jawa Tengah, Jumat (8/3/2013). Mendongeng dapat meningkatkan daya imajinasi, keterampilan berbahasa, dan kecerdasan emosional anak.

SOLO, KOMPAS.com — Seniman dan dalang wayang suket, Slamet Gundono (48) meninggal dunia pada Minggu (5/1/2014) ini sekitar pukul 08.40 di ICU Rumah Sakit Yarsis, Sukoharjo, Jawa Tengah. Mendiang Slamet Gundono menjalani perawatan di rumah sakit setelah pulang dari pentas di Tegal Jawa Tengah.

Istrinya, Nuning Rejeki, mengatakan, setelah pulang dari Tegal, suaminya yang bertubuh tambun tersebut mengeluh sakit.

"Sebelum tahun baru, Mas Slamet mengeluh sakit dan langsung diperiksakan ke puskesmas. Saat itu, katanya penyakit kaki gajah. Namun, tak kunjung sembuh, lalu di bawa ke Yarsis," kata Rejeki atau akrab disapa Kiki, Minggu (5/1/2014).

Kiki menambahkan, suaminya menderita komplikasi penyakit dalam. Setelah dirawat di ICU, dia sempat beberapa hari dipindah ke bangsal.

Namun, karena kritis kembali, dalang nyentrik asal Solo tersebut kembali dirawat di ruang ICU. Dia pun dirawat di ruang tersebut hingga mengembuskan napas terakhir.

Hingga saat ini, jenazah masih disemayamkan di RSI Yarsis. Keluarga dan rekan seniman di Solo masih terus berdatangan ke rumah sakit untuk mengungkapkan belasungkawa.


EditorAna Shofiana Syatiri

Terkini Lainnya

Trump Tak Bakal Usir Ulama yang Dituduh Dalangi Kudeta Turki

Trump Tak Bakal Usir Ulama yang Dituduh Dalangi Kudeta Turki

Internasional
Sejumlah Pejabat Ikut Lari 10K di Bank Jateng Borobudur Marathon 2018

Sejumlah Pejabat Ikut Lari 10K di Bank Jateng Borobudur Marathon 2018

Regional
Diduga karena Bakar Sampah, 30 rumah dan 40 Jongko Terbakar

Diduga karena Bakar Sampah, 30 rumah dan 40 Jongko Terbakar

Regional
Hamdan Sayuti Jadi Pelari Nasional Tercepat di Borobudur Marathon 2018

Hamdan Sayuti Jadi Pelari Nasional Tercepat di Borobudur Marathon 2018

Regional
Prabowo Disarankan Kumpulkan Ketum Parpol Pendukung untuk Renegosiasi

Prabowo Disarankan Kumpulkan Ketum Parpol Pendukung untuk Renegosiasi

Nasional
Linggis yang Dipakai Haris Simamora untuk Membunuh Belum Ditemukan

Linggis yang Dipakai Haris Simamora untuk Membunuh Belum Ditemukan

Megapolitan
Jadi Tipe A, Polda DIY dan Banten Dipimpin Irjen

Jadi Tipe A, Polda DIY dan Banten Dipimpin Irjen

Nasional
Pelari Kenya Ini Finis Pertama di Kategori Marathon Borobudur Marathon 2018

Pelari Kenya Ini Finis Pertama di Kategori Marathon Borobudur Marathon 2018

Regional
Ujian Hidup-Mati Siswa Korea Selatan dan Tuntutan Prestasi Tinggi

Ujian Hidup-Mati Siswa Korea Selatan dan Tuntutan Prestasi Tinggi

Edukasi
Ada Marathon, Kamar 'Homestay' Balkondes di 20 Desa Kecamatan Borobudur Habis

Ada Marathon, Kamar "Homestay" Balkondes di 20 Desa Kecamatan Borobudur Habis

Regional
Tim Jokowi Nilai Lucu Rencana Kubu Prabowo Buat Uang Braille

Tim Jokowi Nilai Lucu Rencana Kubu Prabowo Buat Uang Braille

Nasional
Pagi ini, Kabupaten Sumba Timur Diguncang Gempa 4 Kali

Pagi ini, Kabupaten Sumba Timur Diguncang Gempa 4 Kali

Regional
Semangat Persatuan Disuarakan Jelang Pemilu 2019

Semangat Persatuan Disuarakan Jelang Pemilu 2019

Megapolitan
Saat Nuril Masih Memburu Keadilan (2), Kajati Mataram: Nuril  Tidak Dilecehkan Fisik hanya Verbal

Saat Nuril Masih Memburu Keadilan (2), Kajati Mataram: Nuril Tidak Dilecehkan Fisik hanya Verbal

Regional
Saat Nuril Masih Memburu Keadilan (1), Ditunda Beberapa Jam, Kejari Mataram Antar Surat Panggilan

Saat Nuril Masih Memburu Keadilan (1), Ditunda Beberapa Jam, Kejari Mataram Antar Surat Panggilan

Regional

Close Ads X