Perusakan Makam Mantan Ketua DPRD, Tiga Orang Diperiksa

Kompas.com - 12/12/2013, 19:09 WIB
Dua peti yang berisi jenasah Aleksander Taolin (mantan ketua DPRD TTU) dan istrinya dibuang di jalan raya oleh sekelompok orang. Kompas.com/Sigiranus Marutho BereDua peti yang berisi jenasah Aleksander Taolin (mantan ketua DPRD TTU) dan istrinya dibuang di jalan raya oleh sekelompok orang.

KEFAMENANU, KOMPAS.com — Polres Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, telah memeriksa tiga orang, menyusul aksi perusakan makam dan pembuangan jenazah mantan ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) TTU, Aleksander Taolin, dan istrinya Agnes Taneo, di Kampung Oelolok, Kelurahan Ainiut, Kecamatan Insana, TTU, Selasa (10/12/2013).

Kepala Sub Bagian Hubungan masyarakat (Kasubag Humas) Polres TTU, Inspektur Satu (Iptu) Sefnat SY Tefa kepada Kompas.com, Kamis (12/12/2013), mengatakan, tiga orang tersebut diperiksa dengan kapasitasnya sebagai saksi.

“Sementara ini kita masih lakukan pemeriksaan untuk mengetahui siapa yang melakukan perusakan makam itu. Untuk saksi, sudah lebih dari satu orang yang diperiksa yakni tiga orang saksi sehingga diharapkan dalam waktu dekat para pelaku sudah bisa kita diketahui,” ujar Sefnat.

“Saat ini semua pejabat polres yang dipimpin langsung oleh Pak Kapolres TTU sementara berada di lokasi tempat peti jenazah disimpan dan kita akan lakukan pengamanan agar kedua keluarga besar yang berseteru yakni Taolin dan Luis bisa berembuk,” tambah Sefnat.

Diberitakan sebelumnya, makam Ketua DPRD TTU periode 1982-1992, Aleksander Taolin dan istrinya Agnes Taneo dirusak sekelompok orang. Tidak hanya merusak, peti yang berisi kedua jenazah itu diangkat dari kubur lalu dibuang di pinggir jalan di Kampung Oelolok.

Diduga kuat motifnya yakni perebutan tanah di wilayah Nekenaek, tempat kedua jenazah dimakamkan. Dua peti jenazah pasangan suami istri itu sampai saat ini pun belum dimasukkan ke dalam rumah kerabat mereka di Oelolok dengan alasan permasalahan harus diselesaikan melalui jalur adat setempat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Klarifikasi soal Hoaks, KPU Ogan Ilir Pastikan Calon Petahana Masih Didiskualifikasi

Regional
Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Anggota DPRD Jeneponto Dibacok, Berawal dari Masalah Knalpot Bising

Regional
Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Usai Bertemu Calon Suami, Perempuan Ini Kehilangan Indra Penciuman, Ternyata Kena Corona

Regional
Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Detik-detik Perwira Polisi Ditangkap Bawa 16 Kg Sabu, Sempat Diberondong Tembakan agar Menyerah

Regional
Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Awalnya untuk Usir Kebosanan, Kini Usaha Sofa Botol Plastik Andi Bisa Raup Jutaan Rupiah

Regional
Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Mayat Wanita Pekerja Kafe Ditemukan di Kolam Penangkaran Buaya, Ini Dugaan Polisi

Regional
Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Seorang Perwira Polisi di Pekanbaru Ditangkap karena Edarkan Sabu

Regional
Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Viral, Detik-detik Polisi Tangkap Pengedar Narkoba, Diwarnai Kejar-kejaran Mobil dan Suara Tembakan

Regional
Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Gugus Tugas Covid-19 Klaim 70 Persen Warga Banten Patuh Protokol Kesehatan

Regional
Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Kandang Ayam Kebakaran, 40.000 Ekor Ayam Hangus Terbakar

Regional
Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Banyak Layangan Dimainkan di Sekitar Bandara, Salah Satunya Tersangkut di Pesawat

Regional
Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Libur Panjang Akhir Oktober, 6 Kawasan Wisata di Jateng Dijaga Ketat

Regional
Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Pesan Terakhir Wali Kota Tasikmalaya untuk Warganya Sebelum Ditahan KPK

Regional
Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Fransiska Ditemukan Tewas di Kolam Penangkaran Buaya, Tangannya Diikat Lakban

Regional
Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Sederet Fakta Oknum Polisi dan TNI Jadi Pemasok Senjata Api KKB di Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X