Kompas.com - 09/12/2013, 16:48 WIB
Pasangan suami istri yang sama-sama artis musik, Anang Hermansyah dan Ashanty, mengunjungi Raffi Ahmad di kantor Badan Narkotika Nasional, Jakarta, Jumat (1/2/2013). KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOPasangan suami istri yang sama-sama artis musik, Anang Hermansyah dan Ashanty, mengunjungi Raffi Ahmad di kantor Badan Narkotika Nasional, Jakarta, Jumat (1/2/2013).
|
EditorFarid Assifa

JEMBER, KOMPAS.com - Setelah lama tidak terdengar, Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember, Jawa Timur, menaikkan status kasus dugaan korupsi dana Bulan Berkunjung ke Jember (BBJ) Tahun 2012 -- didalamnya terdapat acara “ngunduh mantu” pasangan artis Anang Hermansyah- Ashanty-- dari penyelidikan ke penyidikan. Namun sayang, meskipun telah dinaikkan statusnya menjadi penyidikan, tidak seorangpun ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami sangat hati- hati dan tidak mau terburu- buru dalam menuntaskan kasus korupsi” kata Kepala Kejari Jember, Aris Surya, Senin (9/12/13).

Menurut Aris, Kejari Jember telah menemukan adanya indikasi penyimpangan dalam kegiatan BBJ Tahun 2012. Untuk itu, status penanganan kasusnya dinaikkan ke penyidikan. “Namun penyimpangannya dimana, itu teknis penyidikan. Nanti kita sampaikan di kesimpulan akhir penyidikan. Jika indikasi penyimpangan tersebut disampaikan kepada publik, maka semua pihak yang terkait akan saling menutupi," katanya.

Ditanya apakah pasangan artis Anang Hermansyah- Anang Ashanty akan diperiksa dalam kasus ini? Aris menegaskan, seluruh pihak yang terkait dalam kasus BBJ Tahun 2012 akan diperiksa. “Pokoknya semua pihak yang terkait saya akan periksa lebih dalam lagi," tegas dia.

Sementara itu, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejari Jember, M Hambaliyanto menjelaskan, saat ini tim penyidik telah memeriksa kembali saksi- saksi yang berkaitan dengan acara tersebut.

“Sejauh ini kami telah memeriksa 12 orang saksi atas kasus tersebut, dan masih terus berlangsung," katanya.

Diberitakan sebelumnya, pasangan artis Anang Hermansyah dan Ashanty disebut-sebut menikmati dana APBD Jember tahun anggaran 2012 dalam acara "ngunduh mantu" yang digelar dalam rangkaian acara Bulan Berkunjung Jember (BBJ) Tahun 2012 silam.

Keluarga besar Anang Hermansyah, melalui kakak kandungnya, Burhan Syah juga telah membantah acara "ngunduh mantu" didukung dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jember Tahun 2012.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Wisatawan Membludak, Pantai Selatan Garut Ditutup, Polisi Lakukan Penyekatan

Regional
Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Beberapa Titik di Medan Dilanda Banjir, Bobby Pastikan Warga Terdampak Tak Kekurangan Pangan

Regional
Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Bupati Bener Meriah Alami Pecah Pembuluh Darah, Dibawa ke Medan

Regional
Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Hari Pertama Lebaran, Bobby dan Kahiyang Datangi Lokasi Banjir Luapan Sungai Deli

Regional
Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Gelar Open House Virtual, Ganjar Sapa Warga Jateng di Banten hingga Sudan

Regional
Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Penyakit Syaraf Kambuh, Bupati Bener Meriah Dilarikan ke Medan

Regional
H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

H-1 Lebaran, Mensos Berikan Santunan Rp 285 Juta Kepada Korban Longsor di Solok

Regional
12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

12 Korban Tewas Longsor di Tapanuli Selatan Dapat Santunan Rp 180 Juta dari Kemensos

Regional
Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X