Kompas.com - 22/11/2013, 03:23 WIB
Ribuan buruh di Bandung saat melakukan aksi unjuk rasa menuntut kenaikan upah menjadi Rp 2,7 Juta di depan kantor Wali Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Bandung, Jawa Barat, Senin, (18/11/2013) KOMPAS.com/Rio KuswandiRibuan buruh di Bandung saat melakukan aksi unjuk rasa menuntut kenaikan upah menjadi Rp 2,7 Juta di depan kantor Wali Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Bandung, Jawa Barat, Senin, (18/11/2013)
|
EditorPalupi Annisa Auliani
BANDUNG, KOMPAS.com — Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menetapkan upah minimum kabupaten kota di Jawa Barat, Kamis (21/11/2013). Upah minimum tertinggi hampir mencapai Rp 2,5 juta, sementara upah minimum terendah Rp 1.000.000.

"Sudah ditandatangani," kata Heryawan kepada wartawan di Gedung Sate, Jalan Diponegoro, Bandung, Jawa Barat, Kamis. Upah minimum tertinggi untuk 2014, sebut dia, ada di Kabupaten Karawang, yakni Rp 2.447.450, naik dari upah minimum tahun ini Rp 2,102 juta.

Adapun upah minimum terendah, kata Heryawan, ada di Kabupaten Majalengka. Nominalnya, Rp 1.000.000. Angka ini turun dari upah minimum yang dipakai pada 2013, yakni Rp 1.130.975.

Berikut adalah upah minumum untuk 24 kabupaten kota lain di Jawa Barat:
Kota/Kabupaten                       2013                           2014
Kota Bandung                       Rp 1.811.375             Rp 2.000.000
Kota Cimahi                          Rp 1.569.353             Rp 1.735.473
Kabupaten Bandung              Rp 1565.008              Rp 1.735.473
Kabupaten Bandung Barat     Rp 1.646.475             Rp 1.738.476
Kabupaten Sumedang           Rp 1.545.515             Rp 1.735.473
Kabupaten Subang                Rp 1.577.959             Rp 1.577.959
Kabupaten Purwakarta          Rp 1.815.121             Rp 2.000.000
Kabupaten Kawarang            Rp 2.102.000             Rp 2.447.450
Kabupaten Bekasi                 Rp 2.101.374              Rp 2.447.445
Kota Bekasi                           Rp 1.961.667             Rp 2.441.954
Kota Depok                          Rp 2.169.859              Rp 2.397.000
Kabupaten Bogor                  Rp. 1.804.684            Rp 2.242.240
Kota Bogor                           Rp 1.751.290              Rp 2.352.350
Kabupaten Sukabumi            Rp 1.565.922             Rp 1.565.922
Kota Sukabumi                     Rp 1.288.906              Rp 1.350.000
Kabupaten Cianjur                Rp 1.139.409             Rp 1.500.000
Kabupaten Garut                   Rp 1.144.691             Rp 1.085.000
Kabupaten Tasikmalaya        Rp 1.279.329              Rp 1.279.329
Kota Tasikmalaya                 Rp 1.232.086               Rp 1.237.000
Kabupaten Ciamis                Rp 1.182.873               Rp 1.040.928
Kota Banjar                          Rp 1.094.634               Rp 1.025.000
Kab Majalengka                    Rp 1.130.975              Rp 1.000.000
Kabupaten Cirebon               Rp 1.212.618              Rp 1.212.750
Kota Cirebon                        Rp 1.226.016              Rp 1.226.500
Kabupaten Kuningan            Rp 1.142.130              Rp 1.002.000
Kabupaten Indramayu           Rp 1.317.614              Rp 1.276.320

Heryawan menyebutkan, upah minimum yang melebihi hasil survei kebutuhan hidup layak ada di 20 kabupaten kota. Hanya enam kabupaten kota yang upah minimumnya masih berada di bawah hasil survei kebutuhan hidup layak itu.

Heryawan mengatakan, kabupaten kota yang upah minimumnya berada di bawah hasil survei kebutuhan hidup layak itu adalah wilayah yang tak banyak memiliki industri besar. "Ada lima kabupaten dan satu kota yang industrinya masih kecil," kata dia.

Enam kabupaten kota tersebut adalah Kabupaten Garut dengan upah adalah 94,79 persen hasil survei kebutuhan hidup layak, Kota Banjar 93,64 persen, Kabupaten Ciamis 88 persen, Kabupaten Kuningan 87,73 persen, Kabupaten Indramayu 96,87 persen, dan Kabupaten Majalengka 88,42 persen.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.