Kompas.com - 15/11/2013, 19:26 WIB
General Manager PLN NTT, Richard Safkour berdiri di depan rumah Gendang Wewo setelah penyerahan Kunci dari PLN kepada warga masyarakat Desa Wewo untuk dipergunakan selanjutnya. Pembangunan rumah gendang Wewo merupakan kepedulian sosial dari PLN wilayah NTT. Foto diambil, Jumat (15/11/2013). (Kompas.com/Markus Makur) KOMPAS.COM/MARKUS MAKURGeneral Manager PLN NTT, Richard Safkour berdiri di depan rumah Gendang Wewo setelah penyerahan Kunci dari PLN kepada warga masyarakat Desa Wewo untuk dipergunakan selanjutnya. Pembangunan rumah gendang Wewo merupakan kepedulian sosial dari PLN wilayah NTT. Foto diambil, Jumat (15/11/2013). (Kompas.com/Markus Makur)
|
EditorKistyarini

RUTENG, KOMPAS.com
- Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Nusa Tenggara Timur membantu pembangunan rumah adat Gendang Wewo, Desa Wewo, Kecamatan Satarmese, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Anggaran Rp 208 juta swakelola oleh masyarakat di Desa Wewo. Dibangun 12 September 2013. “Jadi ini dilakukan karena kepedulian, menghargai harkat dan martabat, karena semua masalah sosial, adat dibicarakan dalam rumah adat yang sudah dinantikan bertahun-tahun oleh masyarakat," Richard Safkour, General Manager PLN NTT, Jumat (15/11/2013).

Safkour menjelaskan, pembangunan rumah adat Gendang Wewo sebagai kepedulian dari PLN NTT yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat di sekitar lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ulumbu.

Kepala Desa Wewo, Petrus Mada Ragat, mengutarakan kebanggaan warganya karena PLN sudah menanggapi aspirasi masyarakat yang disampaikan beberapa tahun lalu dan membangun Gendang Wewo.

“Perencanaan pembangunan rumah adat Gendang Wewo sudah dilakukan masyarakat bertahun-tahun tetapi belum terlaksana. Lalu, masyarakat menyampaikan aspirasi kepada Menteri BUMN, Dahlan Iskan saat peresmian Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ulumbu,” ujar Ragat.

Ucapan terima kasih juga disampaikan Tetua Adat Gendang Wewo Hendrikus Amak. “Selama ini kami melakukan upacara adat di rumah-rumah, tetapi mulai sekarang kami melakukan pertemuan di rumah adat Gendang Wewo,” jelasnya.

Ampak menambahkan, masyarakat Gendang Wewo telah menyerahkan lahan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi Bumi Ulumbu. “Kami bangga karena dari tanah kami dapat menerangi warga Nusa Tenggara Timur dengan ada Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ulumbu. Ini berkat bagi semua masyarakat Manggarai dan Manggarai Timur,” jelasnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Serahkan Sertifikasi SNI ke Masker Ateja, Emil Akui Sedang Buat Kain Antivirus

Regional
Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Bongkar Bangunan Bermasalah di Medan, Wali Kota Bobby: Mari Tingkatkan PAD

Regional
Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Positif Covid-19, Atalia Praratya Banjir Doa dan Dukungan

Regional
Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Ajak Pelajar Berbagi Selama Ramadhan, Disdik Jabar Gelar Rantang Siswa

Regional
Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X