Kompas.com - 22/10/2013, 21:31 WIB
Ilustrasi: Narkoba
HANDININGIlustrasi: Narkoba
|
EditorFarid Assifa

MAKASSAR, KOMPAS.com - Calon legislatif (caleg) DPR RI dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Zachbidin Jis Habie (52) yang tertangkap tangan memiliki narkoba dikabarkan sakit dan dibantar ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan tim medis. Pembantaran Zachbidin dibenarkan Direktur Narkoba Polda Sulselbar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Azis Jamaluddin saat dikonfirmasi Kompas.com, Selasa (22/10/2013).

Namun Azis enggan mengungkapkan sejak kapan Zachbidin sakit dan dirawat di rumah sakit milik Polri itu. "Iya, dibantar karena sakit dan hasil pemeriksaan dokter di RS Bhayangkara. Setiap tersangka wajib diperiksa dokter Polri dan dirawat di RS Polri, yakni RS Bhayangkara. Sakitnya saya tidak tahu karena saya bukan dokter. Lama rawat nginap juga saya tidak bisa tentukan karena dokter yang tahu jika tersangka sudah sehat atau belum," katanya.

Sebelumnya telah diberitakan, Zachbidin merupakan salah satu calon anggota DPR RI Sulsel daerah pemilihan I (Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Bulukumba dan Selayar) ini ditangkap polisi di rumahnya yang juga kantornya di Kompleks Pemadam Kebakaran (Damkar), Jalan Dr Sam Ratulangi, Makassar, Selasa (8/10/2013) sekitar pukul 16.00 Wita. Dari ruang kerja kader Partai Nasdem ini, polisi menyita satu paket sabu beserta alat isapnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Tinjau Penataan Kawasan Candi Borobudur, Ganjar: Progresnya Bagus

Regional
Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Bebas Penyakit Frambusia, Kota Madiun Raih Penghargaan dari Kemenkes

Regional
Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Begini Respons Wali Kota Maidi Usai Dapat Penghargaan Pembina K3 Terbaik

Regional
Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Program Pemberdayan Hidroponik di Sulsel Diapresiasi Dompet Dhuafa, Mengapa?

Regional
Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Dukung Pemerintah, Shopee Hadirkan Pusat Vaksinasi Covid-19 di Bandung

Regional
Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Lewat EDJ, Pemrov Jabar Berkomitmen Implementasikan Keterbukaan Informasi Publik

Regional
Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Pemkot Tangsel Sampaikan LPPD 2020, Berikut Beberapa Poinnya

Regional
Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Kang Emil Paparkan Aspirasi Terkait RUU EBT, Berikut 2 Poin Pentingnya

Regional
Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Diluncurkan, Program SMK Membangun Desa di Jabar Gandeng 27 Desa

Regional
Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Ganjar Ingatkan Para Guru Berikan Contoh Disiplin Terapkan Prokes

Regional
Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Pembunuh Berantai di Kulon Progo Ternyata Residivis Kasus Pencurian

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X