Kompas.com - 08/10/2013, 20:53 WIB
EditorFarid Assifa
MEDAN, KOMPAS.com - Ratusan korban banjir yang bermukim di kompleks Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Belawan, Kelurahan Sei Mati, Kecamatan Medan Labuhan, masih mengungsi di posko-posko pengungsian.

"Mereka masih mengungsi di tenda posko yang kita dirikan sambil menunggu air yang menggenangi permukiman mereka surut," kata Camat Medan Labuhan, Zein Noval di Medan Selasa (8/10/2013).

Ratusan kepala keluarga tersebut terpaksa mengungsi karena kawasan permukiman tempat mereka tinggal tergenang air sejak tiga hari lalu.

Yang terparah adalah hari Selasa (8/19), yang diakibatkan oleh tingginya intensitas hujan dan ditambah lagi dengan adanya air pasang laut.

Lebih lanjut ia mengatakan, demi menghindarkan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kecamatan telah membangun posko-posko pengungsian dan posko kesehatan, atas kerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Medan.

Berdasarkan laporan, warga yang menjadi korban akibat banjir tersebut kini mulai mengalami gatal-gatal dan infeksi saluran pernafasan akut (ISPA).

"Mereka sudah mendapat penanganan oleh pihak Posko Kesehatan yang merupakan bantuan dari Dinas Kesehatan Medan," katanya.

Sementara Pelaksana Tugas Wali Kota Medan Dzulmi Eldin beserta sejumlah pimpinan SKPD jajaran Pemkot Medan menyempatkan diri memasuki lokasi banjir dan meninjau drainase pembuangan air, apalagi daerah itu memang rendah dan berpotensi menjadi tempat pembuangan air dari daerah yang lebih tinggi.

Dari hasil peninjauan tersebut, Eldin mengatakan bahwa banjir ini akibat dari curah hujan yang cukup tinggi, juga ditambah dengan air pasang laut naik yang mengalir ke tempat yang rendah sehingga menggenangi area permukiman penduduk.

"Nanti kita akan bangun pagar setinggi 60 centimeter di permukiman perumahan TKBM ini, sehingga mencegah masuknya air laut, sedang air yang diakibatkan curah hujan, cukup kita lakukan pemompaan untuk membuangnya ke tempat yang lebih rendah," katanya.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X