Kompas.com - 02/10/2013, 16:53 WIB
EditorFarid Assifa
JAKARTA, KOMPAS.com - Gerakan Rakyat Lampung Menggugat (GRLM), Rabu (2/10/2013) kembali mendatangi tiga institusi pemerintah di Jakarta untuk menindaklanjuti laporan atas polemik pelaksanaan Pilgub Lampung yang berlarut-larut. Ketiga institusi tersebut yakni Ombudsman, Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) serta Sekretariat Negara.

Koordinator GRLM, Edi Agus Yanto melalui siaran pers menjelaskan, kedatangan GRLM ke Ombudsman RI untuk menanyakan tindak lanjut atas laporan GRLM pada 19 september 2013 soal dugaan pelanggaran administrasi (maladministrasi) yang dilakukan Menteri Dalam Negeri. Akibat maladministrasi, lanjut Edi, Pilgub Lampung 2013 terancam tertunda.

Edi menyebutkan, indikasi pelanggaran administrasi adalah lambatnya respons surat Ketua DPR RI pada tanggal 27 desember 2013 perihal alokasi anggaran Pilkada tahun 2013 bagi kepala daerah yang masa jabatannya berakhir tahun 2014.

“Butuh waktu 6 bulan Mendagri untuk mengirim surat kepada Gubernur Lampung yaitu pada tanggal 26 juni 2013 sehingga Pilgub Lampung menjadi tidak jelas kepastian pelaksanaannya. Padahal KPU lampung sudah menetapkan tahapan Pilgub Lampung tanggal 2 oktober 2012,” jelas Edi. Sikap Mendagri tersebut, kata Edi, menyebabkan tidak adanya kepastian hukum dan instabilitas politik di Lampung.

Menurut Edi, perwakilan GRLM diterima oleh tim Analisis Laporan Masyarakat, Habibi dan Nadiya di bawah koordinasi Petrus Beda Peduli, komisioner Ombudsman. Dalam pertemuan itu, kata Edi, Ombdusman mendalami dua hal, yaitu terkait perpanjangan SK KPU Lampung dan Kepastian tahapan Pilgub Lampung 2013.

“Ketika ada kepastian jaminan anggaran, pihak GRLM meyakinkan Ombudsman bahwa SK perpanjangan KPU Lampung sudah diperpanjang dan tahapan Pilgub Lampung akan berjalan ketika ada kepastian anggaran Pilgub lampung 2013,” bebernya.

Menurutnya, Ombudsman berjanji dalam waktu dekat akan memanggil atau mendatangi Mendagri untuk melakukan konfirmasi terkait laporan adanya praktik maladministrasi. “Setelah itu, Ombudsman berjanji akan menyatakan pendapatnya terkait polemik Pilgub Lampung ke Presiden dan DPR RI,” jelas Edi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain ke Ombudsman, lanjut Edi, GLRM juga mendatangi Unit Kerja Presiden bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4). Di sana, pihak GRLM menemui Ketua UKP4 Kuntoro Mangkusubroto untuk menanyakan laporan GRLM pada 20 september 2013 tentang lemahnya kepemimpinan Mendagri Gamawan Fauzi, sehingga Pilgub Lampung terancam tertunda.

Menurut Edi, GRLM menilai Mendagri layak dievaluasi dan dicopot dari jabatannya karena tidak mampu menjaga wibawa negara dan kedaulatan rakyat untuk memilih pemimpinnya tanpa penundaan.

“GRLM ketemu Ketua UKP4 Kuntoro Mangkusubroto di lobi kantor UKP4. Beliau mengatakan laporan GRLM sedang dalam proses pembahasan,” katanya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.