Jenazah Korban Bentrok di Jambi Diotopsi Ulang

Kompas.com - 02/10/2013, 13:01 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

JAMBI, KOMPAS.com - Jenazah Atep (17), salah seorang korban bentrokan antara warga dan aparat kepolisian di Desa Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Sarolangun kemarin, Rabu (2/10/2013) pagi, dibawa ke Rumah Sakit Simpang Bukit untuk diotopsi ulang.

Sementara satu korban tewas lain, Misto Hutagalung langsung dibawa ke rumah duka di Kota Jambi. Penjelasan ini disampaikan Letda Amru, Komandan Unit Intelejen Kodim 0420 Sarolangun-Bangko.

Amru pun menjelaskan, sejauh ini kondisi di bekas lokasi bentrokan berangsur-angsur telah kembali normal. Hal itu dipicu pelepasan tiga penambang liar yang sebelumnya ditangkap dalam operasi PETI Siginjai 2013, Senin lalu.

"Wilayah Limun masih dalam penjagaan," kata Amru. Penjagaan itu akan terus dilakukan hingga dipastikan kondisi telah benar-benar aman.

Diberitakan sebelumnya, bentrokan tesebut terjadi pukul 16.00 kemarin, saat tim gabungan Brimob, Polres Sarolangun, dan TNI menggelar Operasi PETI Siginjai 2013.

Tim menuju Dusun Mengkadai untuk merazia aktivitas tambang emas liar menggunakan mesin di sekitar Sungai Batangasai. Dalam peristiwa itu, aparat menangkap tiga penambang dan memasukkan mereka ke dalam sebuah mobil.

Satu warga bernama Sapni Saidi (31) melarikan diri, dan terjatuh ke jurang hingga tewas. Tidak terima melihat temannya tewas dan ditangkap, masyarakat marah. Mereka berdatangan dan melempari aparat dengan batu, serta memukuli aparat dengan senjata tajam. Sedangkan aparat menembakkan gas air mata untuk meredam keadaan.

Dalam insiden ini, Asep terkena tembakan aparat dari hidung tembus ke belakang kepala. Kondisi itu semakin memancing kemarahan warga. Mereka mengejar mobil tersebut, dan membakar seorang polisi di dalamnya bernama Briptu Misto Hutagalung. Misto tewas di tempat.

Memanasnya situasi membuat aparat mundur hingga ke Kantor Polsek Limun. Demi meredam situasi, Komandan Rayon Militer Kapten Zulkarnae meminta polisi untuk melepas warga yang sempat ditahan.  Sekitar pukul 18.30, warga membawa pulang rekan mereka yang ditahan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polisi Panggil Teman Pria Mahasiswi yang Sumpal Mulut Bayi dengan Kapur Toilet

Polisi Panggil Teman Pria Mahasiswi yang Sumpal Mulut Bayi dengan Kapur Toilet

Regional
Kristen Gray Dideportasi karena Pernyataan Bali Ramah LGBT, Ini Penjelasan Kemenkumham

Kristen Gray Dideportasi karena Pernyataan Bali Ramah LGBT, Ini Penjelasan Kemenkumham

Regional
Mengebut di Jalan, Pebalap Muda Pematangsiantar Meninggal akibat Tabrakan

Mengebut di Jalan, Pebalap Muda Pematangsiantar Meninggal akibat Tabrakan

Regional
Kepala Kantor Imigrasi Entikong Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pemerkosaan

Kepala Kantor Imigrasi Entikong Dilaporkan ke Polisi atas Dugaan Pemerkosaan

Regional
Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Pascabanjir Bandang, Agro Wisata Gunung Mas Puncak Bogor Ditutup

Regional
Sederet Fakta Bocornya Puluhan Ribu Data Mahasiswa Undip, Diunggah Mahasiswa Teknik, Investigasi Libatkan UGM dan UI

Sederet Fakta Bocornya Puluhan Ribu Data Mahasiswa Undip, Diunggah Mahasiswa Teknik, Investigasi Libatkan UGM dan UI

Regional
Perkosa Penyandang Disabilitas dan Ancam Sebar Videonya, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap

Perkosa Penyandang Disabilitas dan Ancam Sebar Videonya, 2 Pemuda di Makassar Ditangkap

Regional
686 Pengungsi Gempa Sulbar Tiba di Makassar, Dinsos Sulsel Siapkan Lokasi Penampungan

686 Pengungsi Gempa Sulbar Tiba di Makassar, Dinsos Sulsel Siapkan Lokasi Penampungan

Regional
Kristen Gray: Saya Berkomentar Mengenai LGBT dan Saya Dideportasi karena LGBT

Kristen Gray: Saya Berkomentar Mengenai LGBT dan Saya Dideportasi karena LGBT

Regional
Khofifah: Pemecatan Sekda Jember oleh Bupati Tidak Sah dan Cacat Prosedur

Khofifah: Pemecatan Sekda Jember oleh Bupati Tidak Sah dan Cacat Prosedur

Regional
Kristen Gray dan Pasangannya Dideportasi, Jalani Tes Swab Sebelum Dipulangkan ke AS

Kristen Gray dan Pasangannya Dideportasi, Jalani Tes Swab Sebelum Dipulangkan ke AS

Regional
4 Remaja Tipu Warga, Modus Minta Sumbangan Korban Gempa, Uangnya untuk Beli Minuman Keras

4 Remaja Tipu Warga, Modus Minta Sumbangan Korban Gempa, Uangnya untuk Beli Minuman Keras

Regional
Fakta Video Tiktok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam di Tugu Pangkalpinang, Polisi Tangkap 3 Waria

Fakta Video Tiktok Perempuan Berdaster Pamer Celana Dalam di Tugu Pangkalpinang, Polisi Tangkap 3 Waria

Regional
Pelihara 15 Ekor Kasturi Tanpa Izin, Pemuda Asal Mempawah Kalbar Ditangkap Polisi

Pelihara 15 Ekor Kasturi Tanpa Izin, Pemuda Asal Mempawah Kalbar Ditangkap Polisi

Regional
2 Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan

2 Bocah Berusia 7 Tahun Tewas Tenggelam di Kubangan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X