Kompas.com - 16/09/2013, 16:06 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com — Kepolisian Resor Magelang Kota mengamankan AR (23), asal Kampung Tidar Warung, Magelang Selatan, Kota Magelang, karena diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap DM (12), pelajar laki-laki asal Kampung Trunan, Tidar Selatan, Kota Magelang. AR menyodomi DM di bilik warnet HS di Jalan Beringin 4 depan Pasar Gotong Royong, Magelang, Jawa Tengah.

Perbuatan amoral pelaku terungkap setelah keluarga korban melapor ke Kepolisian Sektor (Polsek) Magelang Selatan, Sabtu (7/9/2013) lalu. Keluarga melapor karena korban sering mengeluh kesakitan di bagian dubur ketika hendak buang air besar.

“Kepada keluarganya, DM mengaku kalau telah dicabuli AR yang juga penjaga warnet yang biasa DM kunjungi untuk bermain game,” terang Kapolres Magelang Kota, AKBP Joko Pitoyo melalui Kasubag Humas, AKP Murjito, Senin (16/9/2013).

Murjito yang didampingi Kapolsek Magelang Selatan, Kompol Sri Wigiyanti, menjelaskan, perbuatan pelaku telah dilakukan sejak Juni – September 2013, sekitar pukul 13.00 WIB saat korban datang ke warnet tempatnya bekerja dan dalam keadaan sepi.

“Pelaku langsung masuk ke bilik warnet yang korban pakai, kemudian memaksa korban untuk melayani hasrat seksualnya. Karena korban memberontak pelaku langsung mengikat tangan korban dengan plakban dan membekap mulutnya,” lanjut Murjito.

Setelah mendapat laporan, kata Murjito, pihaknya langsung melakukan penyelidikan. Namun, belum sempat menangkap AR, keluarga sudah menyerahkan AR ke kantor Polsek Magelang Selatan.

“Pelaku tidak kami tangkap, tapi diserahkan langsung oleh keluarga AR di kantor Polsek Magelang Selatan, Jumat (13/9/2013) lalu. Di hadapan polisi, AR mengakui semua perbuatannya. Sementara korban sudah kami lakukan visum di RSU Tidar Kota Magelang,” ingkap Murjito.

Hasil visum itu, imbuh Murjito, digunakan sebagai barang bukti selain barang bukti lain berupa celana dalam korban, pakaian korban, dan meja warnet.

Sementara itu, AR mengaku sudah dua kali melakukan perbuatan asusilanya itu karena tidak mampu menahan hawa nafsu setelah melihat video porno, meskipun dirinya mengakui tidak menyukai sesama jenis (homoseksual).

“DM sering bemain game di warnet. Saat saya melakukan itu (sodomi) warnet sedang sepi,” ujar AR yang mengaku sudah 2 tahun bekerja di warnet tersebut.

Atas perbuatannya itu, pelaku dijerat Pasal 82 UU Perlindungan anak jo Pasal 292 KUHP tentang pencabulan dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Kenduri Riau 2022 sebagai Daya Kejut Pemulihan Parekraf di Bumi Lancang Kuning

Regional
Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Capaian Gubernur Arizal Selama 3 Tahun Memimpin Lampung, Nilai Ekspor Tumbuh sampai Angka Kemiskinan Turun

Regional
Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Pelajaran dari Tragedi Kanjuruhan

Regional
Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Jawa Barat Raih Penghargaan Provinsi Terbaik Pertama Se-Indonesia

Regional
Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Capai 80 Juta Vaksinasi, Kang Emil Buka Bandung Bike Festival 2022

Regional
Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Kang Emil Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila 2022

Regional
Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Sumedang Raih Penghargaan Pembangunan Terbaik Kedua Tingkat Nasional

Regional
Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Penurunan Kemiskinan Jatim 2022 Terbaik Nasional, Khofifah Siap Tancap Gas Lagi

Regional
Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Adu Nyali Menghuni Kota Kendari

Regional
Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Berkat Inovasi, Bupati Jekek Sebut Wonogiri Raih PPD Kabupaten Terbaik III Nasional 2022

Regional
Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Berhasil Dorong Pertumbuhan Pendidikan Vokasi, Gubernur Riau Terima Penghargaan dari Apvokasi

Regional
Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Targetkan Percepatan Pembangunan di Medan, Walkot Bobby Dorong Dinas PMPTSP Jaring Investasi

Regional
Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Evaluasi Kinerja Pembangunan Pemkab Sumedang, Bupati Dony: IPM Sumedang Peringkat Ketiga Se-Jabar

Regional
Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Genap 4 Tahun Pimpin Sumedang, Dony-Erwan Paparkan Capaian Kinerja di Berbagai Bidang

Regional
Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Wujudkan Keinginan Pedagang, Bobby Nasution Resmikan Pasar Aksara di Deli Serdang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.