Kompas.com - 06/09/2013, 20:41 WIB
Pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) jelang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berdesak-desakan di Satuan Intelkam Polrestabes Makassar, Selasa (3/9/2013). KOMPAS.com/Hendra CiptoPemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) jelang penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) berdesak-desakan di Satuan Intelkam Polrestabes Makassar, Selasa (3/9/2013).
|
EditorKistyarini

MAKASSAR, KOMPAS.com — Untuk melayani membeludaknya pemohon Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) menjelang penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), ruang pelayanan di Satuan Intelkam Polrestabes Makassar beroperasi sejak pukul 08.00 sampai pukul 24.00 Wita.

"Kita tiap hari buka sejak pagi hingga tengah malam, meski hari libur. Jadi, petugas di loket SKCK terus lembur untuk melayani pemohon SKCK yang membeludak jelang penerimaan CPNS secara serentak ini. Membeludaknya pemohon SKCK sudah hampir sebulan," kata Kepala Satuan Intelkam Polrestabes Makassar Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Parenrengi kepada Kompas.com, Jumat (6/9/2013) malam.

Para pemohon SKCK membuat sesak di ruangan Satuan Intelkam yang terletak di lantai 3 markas Polrestabes Makassar. Dengan begitu, Parenrengi menempatkan sebagian pemohon yang sedang mengantre di ruang aula lantai 1 markas Polrestabes Makassar. Ruang tersebut dilengkapi empat buah AC standing dan TV untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Sebagian pemohon SKCK diarahkan ke ruang aula yang suasananya sejuk. Jadi, yang menunggu SKCK-nya selesai, tidak mesti berdesak-desakan. Petugas yang akan membawakan dari lantai 3 ke ruang aula dan dibacakan. Pemohon SKCK untuk CPNS di Kota Makassar saat ini kisaran 10.000-an orang," jelasnya.

Untuk mengantisipasi calo SKCK, Polres Makassar menempatkan masing-masing dua personel Provost di loket SKCK dan di ruang tunggu aula markas Polrestabes Makassar.

"Membeludaknya pemohon sehingga pantauan Provost dan petugas di loket SKCK kurang. Jadi, kita tetap tingkatkan pengawasan dan meminta kepada masyarakat agar tidak menggunakan jasa calo. Jadi, kalau mengenai tarif pembuatan SKCK, yakni Rp 10.000, ditambah fotokopi beberapa lembar serta legalisasi Rp 15.000. Jadi, total biayanya Rp 25.000," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.