Warga Tenggarong Berebut Salaman dengan Prabowo

Kompas.com - 05/09/2013, 22:54 WIB
Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto didampingi Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi (kanan) menghadiri syukuran lolosnya Partai Gerindra menjadi kontestan Pemilu 2014 di Jakarta, Kamis (17/1/2013). Acara dihadiri kader Gerindra dari seluruh Indonesia. KOMPAS/Hendra A SetyawanKetua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto didampingi Ketua Umum Partai Gerindra Suhardi (kanan) menghadiri syukuran lolosnya Partai Gerindra menjadi kontestan Pemilu 2014 di Jakarta, Kamis (17/1/2013). Acara dihadiri kader Gerindra dari seluruh Indonesia.
|
EditorFarid Assifa

TENGGARONG, KOMPAS.com — Ada yang menarik pada kampanye akbar calon gubernur dan calon wakil gubernur Kaltim, Imdad Hamid - Ipong Muchlissoni di Stadion Rondong Demang, Tenggarong. Kampanye itu menghadirkan tokoh yang digadang-gadang sebagai calon presiden RI 2014, Prabowo Subianto. Kehadiran Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra ini menggemparkan masyarakat Tenggarong.

Semarak teriakkan penonton dan simpatisan Imdad - Ipong seperti hendak merangkul Prabowo. Di awal kedatangannya, masyarakat sudah meneriakkan nama Prabowo. Masyarakat pun menyimak dengan serius seruan demi seruan yang disampaikan Prabowo.

"Kaltim tidak perlu pemimpin yang ganteng. Tapi Kaltim memerlukan pemimpin yang cerdas dan bukan maling," teriak Prabowo.

Masyarakat Tenggarong terkesima dengan penampilan Prabowo. Setelah sambutannya kelar, Prabowo langsung meninggalkan tempat dengan menuruni tangga podium sebelah kanan. Tanpa disadari semua ajudannya, di belakang podium semua masyarakat sudah menanti Prabowo untuk berjabat tangan dan berfoto.

Karena ketatnya penjagaan, sempat terjadi aksi saling dorong antara ajudan dan masyarakat. Masyarakat berebut salaman, sementara Prabowo terjepit di kerumunan warga. Atas kejadian itu, beberapa orang terjatuh dan anak-anak kehilangan orangtuanya.

Sampai memasuki mobil jemputan pun, Prabowo tetap dikejar-kejar. Wartawan yang sedari tadi meliput, juga ikut terjepit sehingga tidak kebagian wawancara.

Salah satu ajudan Prabowo mengaku sulit memberi ruang lantaran antusiasme masyarakat terhadap Prabowo. Anisa, salah satu warga Tenggarong yang sempat bersalaman dengan Prabowo, mengaku bangga. Dia menciumi tangannya sendiri sesaat setelah bersalaman dengan Prabowo.

"Siapa yang enggak bangga disalami calon presiden. Nanti kalau beliau sudah jadi presiden, saya belum tentu bisa bertemu lagi," ungkapnya bangga.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Longsor di Tasikmalaya, Akses Jalan Cikeusal ke Ibu Kota Singaparna Lumpuh

Regional
4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

4 Dokter yang Tangani Lina Mantan Istri Sule Dimintai Keterangan Polisi

Regional
Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Jurnalis Mongabay asal Amerika Serikat Ditahan Imigrasi Palangkaraya

Regional
Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Divonis 2 Bulan, Kakek Samirin yang Pungut Getah Karet Seharga RP 17.000 Akhirnya Bebas

Regional
Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Gibran Tanggapi Pidato Megawati soal Minta Rekomendasi: Saya Tak Lewat Pintu Belakang

Regional
Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Dua Kali Kabur, Terpidana Mati yang 5 Tahun Jadi Buron Ini Ditembak Polisi

Regional
Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Beli Motor NMAX Pakai Uang Koin Rp 24 Juta, Pria di Banyuwangi Menabung di Kaleng Biskuit

Regional
Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Melihat Batik Siswa SLB di Kendal yang Disukai Turis Asing

Regional
Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Risma: Saya Enggak Mau Ditanya Malaikat Kenapa Ada Warga Kelaparan

Regional
Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Jalur Puncak Rawan Longsor, Pengendara Diminta Hati-hati

Regional
Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Kronologi ABK Meninggal dan Jenazahnya Dilarung ke Laut, Terakhir Komunikasi Setahun Lalu

Regional
Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Fakta Lengkap Mahasiswa Jember Tewas di Kamar Indekos, dari Bau Menyengat hingga Korban Sempat Mengeluh Sakit

Regional
Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Mengenal Lebih Dekat Ikan Dewa, Harganya Jutaan dan Selalu Diburu Jelang Imlek

Regional
Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Seorang Kakek di Temanggung Tewas Disengat Ratusan Lebah

Regional
Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Fakta Kapal Wartawan Istana Tenggelam di Labuan Bajo, Polisi Sebut Layar Belum Sempat Diturunkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X