Kompas.com - 27/08/2013, 22:57 WIB
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com
 — Para penggemar angkringan maupun wisatawan yang datang ke Yogyakarta tak perlu risau. Meski kedelai saat ini langka dan harganya cukup tinggi, para pemilik angkringan di DIY tidak menaikkan harga tempe goreng dan tahu goreng. Pemilik angkringan tidak menaikkan harga tempe dan tahu karena takut ditinggalkan pengemar kuliner angkringan.

"Harga tempe dan tahu goreng tetap sama Rp 500," ujar Ramto (43), salah satu penjual angkringan, di Jalan Moses Gatot Kaca, Mrican, Caturtunggal, Depok, Sleman, Selasa (27/8/2013).

Meski bahan baku tempe dan tahu mengalami kenaikan, menurutnya, hal itu belum berimbas pada kenaikan harga jual tahu dan tempe. Ketakutan konsumen akan semakin kecilnya ukuran tempe dan tahu juga tidak terjadi sebab sampai saat ini masih sama.

"Pasti konsumen mengeluh jika tempe dan tahu yang pada dasarnya adalah makanan murah berubah menjadi mahal," katanya.

Menurut Ramto, tempe dan tahu adalah salah satu ikon angkringan selain tiga ceret yang berada di atas tungku. Biasanya tempe dan tahu menjadi lauk saat makan "nasi kucing". Para penggemar angkringan juga sering meminta tempe goreng dibakar sebagai selingan minum kopi, teh, air jeruk, maupun air jahe.

Sebagai pedagang angkringan, Ramto berharap agar kelangkaan dan melonjaknya harga kedelai bisa segera teratasi sehingga ia dan teman-teman penjual angkringan tidak harus menaikkan harga tempe dan tahu.

Sementara itu, Bangun Kristianto (25), salah satu mahasiswa Modern School Design (MSD) Yogyakarta, mengatakan bahwa tempe dan tahu selama ini banyak diminati oleh masyarakat, terutama kelas menengah ke bawah. Selain harganya murah, makanan ini bergizi.

Menurutnya, sangat ironis ketika kedelai sebagai bahan baku tempe dan tahu harus mengalami kelangkaan dan kenaikan harga. "Imbasnya tentu akan ke daya beli masyarakat. Mau makan tempe saja kok susah," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Bupati Arief dan Kiai Marzuqi Ajak Masyarakat Blora Jaga Kerukunan Bangsa

Regional
Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Peringati HUT Ke-65 Riau, Gubernur Syamsuar Paparkan Keberhasilan Proker Pemprov Riau

Regional
Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Polemik Desain Rel Kereta Api Trans Sulawesi, Inkalindo Sulsel: Rel Elevated Lebih Ramah Lingkungan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.