"Open House" Pemprov Riau Tanpa Gubernur Rusli Zainal

Kompas.com - 08/08/2013, 14:56 WIB
Gubernur Riau Rusli Zainal memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (31/5/2013). Rusli Zainal diperiksa sebagai tersangka dalam dua kasus yaitu kasus tindak pidana korupsi sarana dan prasarana Pekan Olah Raga Nasional serta terkait alih fungsi hutan di Pelelawan, Riau. Rusli Zainal ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus korupsi kehutanan oleh KPK sejak 8 Februari 2013.

KOMPAS/ALIF ICHWANGubernur Riau Rusli Zainal memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Jumat (31/5/2013). Rusli Zainal diperiksa sebagai tersangka dalam dua kasus yaitu kasus tindak pidana korupsi sarana dan prasarana Pekan Olah Raga Nasional serta terkait alih fungsi hutan di Pelelawan, Riau. Rusli Zainal ditetapkan sebagai tersangka untuk kasus korupsi kehutanan oleh KPK sejak 8 Februari 2013.
EditorKistyarini

PEKANBARU, KOMPAS.com - Acara "open house" Idul Fitri Pemerintah Provinsi Riau bersama masyarakat di rumah dinas Gubernur di Pekanbaru, Kamis (8/8/2013), digelar tanpa kehadiran Gubernur Riau Rusli Zainal yang masih menjalani masa tahanan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Acara tersebut hanya dihadiri Wakil Gubernur Riau Mambang Mit dan unsur Muspida Riau, di antaranya Ketua DPRD Riau Djohar Firdaus, Kapolda Riau Brigjen Pol Condro Kirono, Danrem 031/Wirabima Brigjen TNI Teguh Rahardjo, dan Danlanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Andyawan.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, open house dibuka untuk masyarakat umum yang ingin datang dan bersilaturahami dengan pejabat Riau. Namun, kegiatan tahun ini sangat sepi warga. Mayoritas tamu adalah para pejabat di Pemprov Riau. Padahal bagian rumah tangga menyediakan makanan yang melimpah.

"Semenjak tujuh tahun terakhir saya ikut kegiatan open house Gubernur Riau, tahun inilah yang paling sepi," kata Sekretaris DPRD Riau, Zulkarnain Kadir.

Minimnya kehadiran masyarakat juga diakui oleh Inem (50), asisten rumah tangga di rumah dinas Gubernur Riau. Biasanya, ribuan warga sudah berdatangan sejak kegiatan open house dibuka pukul 09.00 WIB.

"Dibandingkan tahun sebelumnya, sekarang sangat sepi. Biasanya, bisa sampai ribuan yang datang sampai ada yang tidak kebagian makanan dan minuman," kata Inem.

Kepala Biro Umum Setdaprov Riau, Rusli M, mengatakan pihaknya sudah mengumumkan kepada masyarakat bahwa tradisi open house tetap diadakan meski tanpa kehadiran Gubernur Rusli Zainal.

"Sudah kami sebarkan informasinya bahwa acara ini untuk umum, dan di koran-koran juga sudah diberitakan," katanya.

Kepala Perpustakaan Daerah Riau Soeman HS, Chairul Rizky, mengatakan kemungkinan belum banyak masyarakat tahu ada kegiatan open house di kediaman gubernur karena Rusli Zainal tidak ada di Pekanbaru. Sedangkan, kegiatan itu hanya berlangsung selama sehari saja.

Gubernur Rusli Zainal hingga kini menjadi tahanan KPK di Jakarta, karena statusnya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi. Rusli menjadi tersangka dua kasus sekaligus, yakni dugaan suap PON XVIII Riau dan korupsi kehutanan.

Baca tentang


Sumber Antara
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Reaksi Keras Kapolda Riau Menyikapi Oknum Anggotanya Jadi Kurir Sabu 16 Kg

Regional
5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

5 Demonstran Penolak Omnibus Law Jadi Tersangka Perusakan Kantor DPRD Jember

Regional
Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Dulu Perwira Polisi, Kini Dipecat dan Disebut Pengkhianat Bangsa

Regional
10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

10 Pegawai PLN Ponorogo Positif Covid-19 Setelah Menerima Tamu dari Surabaya

Regional
Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Cegah Penularan Covid-19 di Pesantren dengan Protokol Kesehatan Ketat

Regional
Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Pemkot Batam Usulkan Pulau Pengalap Jadi KEK Pariwisata

Regional
Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Terlibat Judi, Oknum Kades Datangi Polisi dan Menyerahkan Diri

Regional
Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Anggota DPRD Dibacok gara-gara Knalpot Bising Adiknya, Ini Kronologinya

Regional
Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Geger, Bayi Baru Lahir di Palembang Ditemukan di Tempat Sampah

Regional
Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
'Fun Bike' Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X