Kompas.com - 31/07/2013, 20:46 WIB
Pembangunan konstruksi  jalan tol Semarang-Solo terus berjalan di Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/3/2013). Pengerjaan ruas tol Ungaran-Bawen terbagi menjadi empat paket konstruksi yaitu Kalirejo-Beji 3,25 kilometer, Beji-Tinalun 3,9 kilometer, Tinalun-Lemah Ireng 3,825 kilometer dan Lemah Ireng-Bawen 1,015 kilometer.
KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASAPembangunan konstruksi jalan tol Semarang-Solo terus berjalan di Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Selasa (26/3/2013). Pengerjaan ruas tol Ungaran-Bawen terbagi menjadi empat paket konstruksi yaitu Kalirejo-Beji 3,25 kilometer, Beji-Tinalun 3,9 kilometer, Tinalun-Lemah Ireng 3,825 kilometer dan Lemah Ireng-Bawen 1,015 kilometer.
|
EditorKistyarini


SEMARANG, KOMPAS.com
 — Tol Semarang-Solo ruas Ungaran-Bawen mulai dibuka untuk pemudik pada Rabu (31/7/2013) pukul 19.30 WIB, meskipun pembangunan fisiknya belum rampung. Oleh karena itu, para pemudik diminta tetap berhati-hati saat melintasinya.

Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dalam pembukaan jalan tol tersebut di Gerbang Tol Bawen menyatakan, tol sepanjang 11,9 kilometer itu dibuka satu lajur untuk sementara hingga tujuh hari setelah Lebaran dan hanya untuk kendaraan kecil.

Setelah itu, jalan tol kembali ditutup untuk tahap penyelesaian dan akan dibuka kembali pada Oktober mendatang.  

Jalan tol tersebut, kata Bibit, dibuka untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Semarang-Bawen, yang merupakan jalan utama menuju Solo dan Magelang. Dia mengakui, jalan tersebut belum selesai sempurna sehingga para pengendara diminta untuk tetap waspada.  

Berdasarkan pantauan, ada dua titik yang hanya bisa dilalui satu lajur, yaitu di wilayah Desa Lemah Ireng, dan Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang. Di kawasan tersebut, pengendara beberapa kali harus bepindah lajur sehingga kecepatan kendaraan tidak dapat dipacu maksimal.  

Di Desa Lemah Ireng, karena jembatan pengganti jalan desa belum selesai dibangun, warga setempat harus lalu lalang menyeberangi jalan tol. Ada petugas yang berjaga di titik tersebut untuk mengatur arus lalu lintas di daerah tersebut.

Pada malam hari, lampu-lampu proyek dipasang untuk menerangi jalan, demikian juga dengan lampu-lampu tanda peringatan untuk berganti lajur.  

Direktur Utama PT Trans Marga Jateng Jajat Sudrajat mengatakan, pihaknya sudah mendapat izin dari Kementerian Pekerjaan Umum tertanggal 25 Juli 2013 untuk membuka sementara jalur tersebut secara gratis.

Saat ini, kondisi jalan tersebut sudah mencapai 90 persen dari keseluruhan pekerjaan. Selama pembukaan jalur tersebut, pihaknya menyediakan 13 kendaraan untuk patroli rutin, ambulans, dan mobil derek.

Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Batasi Akses Keluar Masuk Medan, Walkot Bobby Tinjau Lokasi Penyekatan

Regional
Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Kabel Optik Telkom Sarmi-Biak Terputus, Pemprov Papua Tetap Upayakan Layanan E-Government

Regional
Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Warga Kampung Nelayan Keluhkan Banjir, Walkot Bobby Instruksikan Bangun Tanggul

Regional
Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Ridwan Kamil Lelang 4 Paket Premium Produk Kolaborasi Bersama Merek Lokal

Regional
Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Jelang PON XX 2021, Pemprov Papua Buat Tim Kecil untuk Koordinasi

Regional
Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Polemik Karantina WNI, Bobby Sesalkan Informasi Tidak Benar dari Pemprov Sumut

Regional
Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Jelang Lebaran, Dompet Dhuafa Fasilitasi Pernikahan Santri Muallaf di Tangsel

Regional
Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi 'Landscape' Menarik

Ganjar Yakin Masjid Agung Purwokerto Bakal Jadi "Landscape" Menarik

Regional
Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X