Polda Jateng Usut Auktor Intelektual Bentrok FPI-Warga di Kendal

Kompas.com - 24/07/2013, 22:02 WIB
Salah satu mobil milik anggota FPI yang dibakar setelah rombongan massa FPI menabrak seorang pengendara motor di Kendal, Kamis (18/7/2013). Foto diunggah melalui akun Twitter. Twitter.com/Ragil Suryo RaharjoSalah satu mobil milik anggota FPI yang dibakar setelah rombongan massa FPI menabrak seorang pengendara motor di Kendal, Kamis (18/7/2013). Foto diunggah melalui akun Twitter.
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com - Kepolisian Daerah Jawa Tengah Inspektur Jenderal Dwi Priyatno, Rabu (24/7) malam, di Kota Semarang, Jawa Tengah, mengatakan, pihaknya masih terus mengembangkan kasus bentrokan antara warga dengan organisasi masyarakat Front Pembela Islam di Sukorejo, Kendal, Kamis (18/7) lalu.

Pemeriksaan dilajutkan untuk mencari auktor intelektual dalam bentrokan yang mengakibatkan satu orang tewas tersebut.

"Kami kembangkan penyidikan dan penyelidikan yang dilakukan Polres Kendal untuk mengetahui sejauhmana perencanaan yang dilakukan pimpinan FPI di Jateng. Dari situ kita akan lihat aktor intelektualnya," ujar Dwi.

Polda Jateng sebelumnya telah mengumpulkan para pemuka agama Islam untuk membahas permasalahan yang selama ini terjadi di masyarakat. Perihal yang berkaitan dengan agama, kata Dwi, adalah peran para kiai untuk membangun dan menjaga masyarakat.

Di sisi lain, kepolisian melakukan penindakan sesuai dengan hukum positif yang berlaku. Ada tiga pendekatan yang dilakukan kepolisian, yaitu pembinaan masyarakat, pengamanan yang kini sudah kondusif, dan penegakan hukum secara tegas.

Dwi juga menegaskan, organisasi masyarakat mana pun tidak dibenarkan melakukan sweeping.

"Polisi saja kalau menangkap harus punya bukti yang cukup.  Dalam kasus Ini, jika mereka melakukan penindakan, dapat menimbulkan konflik yang lebih luas. Itu yang tidak kita harapkan," tuturnya.


Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X