Tujuh Pasangan Calon Siap Bertarung di Pilkada Kediri

Kompas.com - 12/07/2013, 12:09 WIB
|
EditorFarid Assifa
KEDIRI, KOMPAS.com - Komisi Pemilihan Umum Kota Kediri, Jawa Timur, akhirnya menetapkan tujuh pasangan calon wali Kota Kediri sebagai kontestan yang akan bertarung di Pemilihan Kepala Daerah yang akan berlangsung pada 29 Agustus 2013 nanti.

Ketujuh pasangan itu ditetapkan melalui rapat pleno yang dihadiri oleh seluruh komisioner dan berlangsung hampir dua jam lamanya di kantor KPUD di Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jumat (12/7/2013) pagi tadi. Dengan penetapan itu berarti tidak ada calon pasangan yang dianulir.

"Dalam pleno tadi didasarkan pada pendapat para komisioner dan hasilnya semua calon dianggap telah memenuhi persyaratan. Keputusannya dibuat dalam Berita Acara Nomor 031/ba/VII/ 2013," kata Zaenal Arifin, anggota komisioner dalam konferensi pers seusai rapat pleno.

Ketujuh pasangan tersebut berlatarbelakang jalur perseorangan dan jalur partai politik. Dari jalur perseorangan adalah Kasiyadi-Budirahardjo dan pasangan Subawi-Suparlan. Dari jalur parpol adalah Abdullah Abu Bakar-Lilik Muchibbah, Samsul Azhar-Sunardi, Hery Muller-Ali Imron, Bahar-Hartono, Arifudinsyah-Sujatmiko Masrukin.

Anggota Komisioner KPU lainnya, Samanhudi, menambahkan, ketujuh calon wali kota itu dianggap lolos persyaratan yang meliputi syarat administratif, syarat dukungan, maupun syarat ijazah sebagai latar belakang pendidikannya. "Semua syarat terpenuhi," katanya.

Namun, untuk persyaratan penyertaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara sebagaimana diwajibkan perundangan, semua berkas milik calon masih tertahan di KPU setempat.

"Untuk LHKPN, kami sifatnya hanya menerima tanda bukti dari Komisi Pemberantasan Korupsi. Berkasnya (dari para calon) sudah ada, tinggal kami kirimkan ke KPK," kata Samanhudi.

Setelah penetapan pasangan sebagai calon wali kota, KPUD akan melanjutkan tahapan selanjutnya, yaitu pengambilan nomor urut yang sedianya akan digelar 15 Agustus nanti. Pelaksanaannya akan dilakukan malam hari karena bertepatan dengan pelaksanaan puasa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Fakta Lengkap Kasus Pembunuhan Mahasiswa Telkom di Karawang

Regional
Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Gita Tewas Tertimpa Bangunan, Sang Ayah: Dia Lupa HP-nya, Lalu Masuk Lagi

Regional
Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Fenomena Awan Mirip Gulungan Ombak di Langit Bandara YIA Kulon Progo, Ini Penjelasannya

Regional
OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

OJK Nobatkan Jateng Jadi Provinsi Terbaik Penggerak Keuangan Inklusif

Regional
Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Kisah Tragis Fathan, Tewas Dibunuh Rekannya gara-gara Tak Meminjami Uang

Regional
Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Update Bencana Longsor di Sumedang, 25 Orang Tewas hingga Kendala Pencarian Tim SAR

Regional
Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Detik-detik Gita Tewas Tertimpa Reruntuhan Saat Gempa, Kembali Masuk Rumah untuk Ambil Ponsel yang Tertinggal

Regional
Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Bupati Tidak di Tempat, Vaksinasi Ditunda hingga Satgas Kecewa

Regional
Sempat Unggah Foto dan Tulisan 'Takut Gempa Susulan', Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Sempat Unggah Foto dan Tulisan "Takut Gempa Susulan", Gita Meninggal Tertimpa Reruntuhan di Mamuju

Regional
Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Video Seorang Anak Terjebak Reruntuhan Bangunan di Mamuju Jadi Viral, Ini Penjelasan Tim SAR

Regional
Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Cuaca Ekstrem di Sulut, Air Naik ke Permukiman Warga di Sangihe

Regional
Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Ini Aturan Baru soal Syarat Masuk ke Kepri Melalui Laut dan Udara

Regional
Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Gempa Magnitudo 5,1 di Sulawesi Utara, Terasa di Bitung dan Tondano

Regional
Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Jenazah Kopilot Fadly Tiba, Sang Ayah: Dia Gugur Dalam Tugas, Semoga Syahid

Regional
Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Gempa Bumi Magnitudo 5,0 Terjadi di Majene

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X