Kompas.com - 10/07/2013, 13:52 WIB
Hari pertama puasa, pedagang ayam potong di pasar tradisional Kendari menunrunkan harga. Karena sepi pembeli, setelah H-1 Ramadhan permintaan konsumen meningkat.   KOMPAS.com/ Kiki Andi PatiHari pertama puasa, pedagang ayam potong di pasar tradisional Kendari menunrunkan harga. Karena sepi pembeli, setelah H-1 Ramadhan permintaan konsumen meningkat.
|
EditorKistyarini

KENDARI, KOMPAS.com — Pada hari pertama bulan Ramadhan, Rabu (10/7/2013), harga ayam potong di Kendari, Sulawesi Tenggara, turun menjadi Rp 65.000 dari sebelumnya sebesar Rp 80.000 per kilogram. Padahal sehari sebelumnya, terjadi kenaikan harga ayam potong.

"Kan kemarin banyak pembeli daging ayam potong untuk persiapan hari pertama Ramadhan, jadi kebutuhan meningkat. Untuk hari ini sudah mulai sepi pembeli ayam potong, jadi kami turunkan sampai Rp 65.000," terang Abang, salah seorang pedagang ayam potong di Pasar Basah Mandonga, Kendari, Rabu (10/7/2013).

Menurut dia, harga ayam potong sempat naik sebulan lalu pascapengumuman kenaikan harga BBM, mengingat ayam potong dipasok dari luar Kota Kendari.

Namun, penurunan harga tersebut tidak terjadi pada daging sapi. Di beberapa pasar di Kendari, harga daging sapi tetap stabil, yakni sebesar Rp 80.000 per kilogram. Meski demikian, stok daging malah berkurang.

Daeng Tarang, salah satu penjual daging sapi di Pasar Mandonga, mengatakan bahwa pengurangan stok daging sapi diakibatkan berkurangnya suplai dari peternak. Hal itu juga dipicu meningkatnya biaya transportasi pengiriman harga daging sapi setelah kenaikan harga BBM.

"Jadi peternak sapi membatasi suplai daging ke Kendari, soalnya sapi itu banyak didatangkan dari luar Kendari," ujarnya.

Harga telur juga mengalami kenaikan di hari pertama bulan Ramadhan. Harga telur per rak naik dari Rp 28.000 menjadi Rp 38.000. Kenaikan harga telur juga dipicu kenaikan harga BBM, dan bahan pokok itu lebih banyak disuplai dari wilayah Makassar, Sulawesi Selatan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, harga bumbu dapur dan sayur, seperti bawang merah, cabai rawit, wortel, dan kentang, juga naik hingga 100 persen.

Selama ini sebagian besar bahan kebutuhan pokok dikirim dari provinsi lain, seperti Sulawesi Selatan dan Jawa Timur. Akibatnya, kenaikan harga BBM dipastikan berpengaruh terhadap harga kebutuhan pokok sebagai akibat dari bertambahnya biaya transportasi.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    Rekomendasi untuk anda
    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

    Diundang ke Wamena, Ganjar: Impian Saya Sejak Lama

    Regional
    UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

    UU Minerba Bikin Penghasilan Daerah Minim, Anggota DPD RI Minta Kewenangan Pertambangan Dikembalikan ke Daerah

    Regional
    Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

    Pakar Kebencanaan UGM: Jateng Sangat Peduli terhadap Kebencanaan Indonesia

    Regional
    Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

    Bupati Wonogiri Berharap Pemerintah Pusat Tak Bebankan Gaji P3K ke APBD

    Regional
    Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

    Capaian Vaksinasi Wonogiri di Atas 90 Persen, Jekek Minta Masyarakat Tetap Taat Prokes

    Regional
    Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

    Percepat Vaksinasi di Wonogiri, Bupati Jekek Siapkan Strategi Home Visit

    Regional
    Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

    Ada Guru Meninggal akibat Covid-19, Bupati Wonogiri Ingatkan Pandemi Belum Berakhir

    Regional
    Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

    Soal Penutupan Wisata pada Akhir Tahun, Pemkab Wonogiri Tunggu Kebijakan Pusat

    Regional
    Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

    Ganjar Kirim 50 Relawan untuk Bantu Korban Erupsi Gunung Semeru

    Regional
    Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

    Guru di Wonogiri Meninggal karena Covid-19, Bupati Jekek: Terpapar di Area Wisata, Bukan Sekolah

    Regional
    Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

    Antisipasi Omicron Saat Nataru, Bupati Jekek Minta Perantau Tak Mudik

    Regional
    Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

    Jadi Penyangga Borobudur, Wonogiri Siap Unggulkan Obyek Wisata Ini

    Regional
    Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

    Luwu Utara Rawan Bencana, Bupati IDP Beberkan Pentingnya Pelatihan Pengurangan Risiko Bencana

    Regional
    Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

    Bupati Indah Berharap Pasar Smart Rakyat Salulemo Jadi Pasar Percontohan dan Pasar Sehat

    Regional
    Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

    Bupati Jekek Pastikan Pembangunan Waduk Pidekso Dipercepat

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.