Kompas.com - 08/07/2013, 19:37 WIB
Minuman keras yang dimusnahkan KOMPAS/ AGUSTINUS HANDOKOMinuman keras yang dimusnahkan
|
EditorGlori K. Wadrianto
PONTIANAK, KOMPAS.com — Kepolisian Daerah Kalimantan Barat memusnahkan narkotika dan minuman keras hasil sitaan sejak Januari 2013, Senin (8/7/2013). Barang bukti proses hukum yang disita itu antara lain 2,6 kilogram sabu dan 8.500 liter minuman keras.           

Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Brigadir Jenderal (Pol) Tugas Dwi Apriyanto menuturkan, penyitaan narkotika dan minuman keras akan terus dilakukan. Selain melanggar hukum, peredaran narkotika dan minuman keras berpotensi memicu kejahatan lain.            

"Jika peredaran narkotika dan minuman keras bisa ditekan, potensi kejahatan juga akan berkurang," kata Tugas.            

Selain narkotika dan minuman keras, turut dimusnahkan juga 59.000 keping cakram padat bajakan yang disita dari sejumlah toko dan persewaan. Narkotika jenis sabu dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke dalam air lalu ditimbun.

Minuman keras dalam kemasan botol dimusnahkan dengan cara dilindas menggunakan alat berat.            

Sementara itu, cakram pada bajakan dimusnahkan dengan cara dibakar. Tugas menambahkan, pemusnahan itu sekaligus untuk memberi rasa nyaman umat Islam yang akan menunaikan ibadah puasa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

    Bantu Pemkab Bogor Kejar Target, Telaga Kahuripan Fasilitasi Vaksin untuk Warga

    Regional
    11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

    11 Tahun Menanti, Wonogiri Akhirnya Kantongi Predikat KLA Tingkat Pratama

    Regional
    Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

    Meski PPKM Level 4 Diperpanjang, Pemkot Semarang Tak Lagi Lakukan Penyekatan

    Regional
    Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

    Isoman Rawan Tularkan Virus, Pemkab Wonogiri Terapkan Tempat Isolasi Terpadu

    Regional
    Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

    Apresiasi Aksi Peduli Covid-19 Mahasiswa di Semarang, Ganjar: Bisa Jadi Contoh untuk Daerah Lain

    Regional
    Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

    Jamin Biaya Pemakaman Pasien Covid-19, Pemkab Wonogiri Anggarkan Rp 2 Juta Per Pemulasaraan

    Regional
    Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

    Keterlibatan Pemerintah Bikin BOR di Wonogiri Turun Drastis Selama PPKM

    Regional
    Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

    Bupati Wonogiri Fokus Percepat Vaksinasi di Tingkat Kecamatan

    Regional
    Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

    Kendalikan Laju Pertumbuhan Penduduk, Wali Kota Madiun Terima Penghargaan MKK 2021

    Regional
    Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

    Sapa Warga Subang dan Purwakarta, Ridwan Kamil Bagikan Sembako dan Tinjau Vaksinasi

    Regional
    Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

    Mahasiswa Bantu Penanganan Covid-19, Ganjar Pranowo Berikan Apresiasi

    Regional
    Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi 'Getar Dilan' Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

    Wujudkan Ketahanan Pangan, Inovasi "Getar Dilan" Luwu Utara Masuk Top 45 KIPP

    Regional
    Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

    Jabar Optimistis Desa Wisatanya Akan Menang di Ajang ADWI 2021

    Regional
    Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

    Bocah 2 Tahun Meninggal Usai Makan Singkong Bakar, Ini Kronologinya

    Regional
    Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

    Kolaborasi Jadi Kunci Kudus Terlepas dari Status Zona Merah Covid-19

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X