Kompas.com - 03/07/2013, 20:01 WIB
Ilustrasi KOMPAS.com/ Kiki Andi PatiIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

SITUBONDO, KOMPAS.com
- Pasangan suami istri, M Nurul Arifin (36) dan Luluk Handayani (27) asal Kelurahan Patrang, Jember diringkus petugas Satuan Reserse Narkoba (Satreskoba) Polres Situbondo karena terpergok sedang berjualan sabu, Selasa (2/7/2013) malam.

Selain itu, polisi juga menangkap seorang pria teman mereka, Nur Hakki (33), warga Kabupaten Pamekasan, Madura.

Para pelaku ditangkap di tempat parkir eks lokalisasi Gunung Sampan (GS), Desa Kotakan, Kecamatan Kota Situbondo. Dari tangan mereka, polisi menyita barang bukti 5 paket sabu seberat 6 gram. Selain itu, petugas juga menyita mobil Toyota Kijang B 1139 TB milik tersangka Nur Hakki.   

Diperoleh keterangan, tersangka M Nurul Arifin dibekuk lebih dulu di jalan raya Banyuputih. Sementara istrinya, Luluk Handayani dan Nur Hakki ditangkap belakangan.

"Ketiganya memang menjadi TO kami, karena berdasarkan informasi mereka sering mengedarkan sabu di kawasan eks lokalisasi GS. Dari penangkapan ini kami menyita 6 gram sabu," kata AKP Priyo Purwandito, Kasat Reskoba Polres Situbondo, Rabu (3/7/2013).

Menurutnya, barang bukti sabu seberat  6 gram itu di antaranya diamankan dari M Nurul Arifin sebanyak 3 gram. Sisanya disita dari tangan istrinya 3 gram. Barang haram sengaja dibawa Nur Hakki dari Pamekasan untuk diedarkan di kawasan Jember dan sekitarnya melalui tangan pasutri tersebut.

"Berdasarkan keterangan dari Pasutri ini, mereka membeli dari Nur Hakki yang katanya dekat dengan si istri senilai Rp 1,2 juta per gramnya, lalu dijual ke konsumen Rp 1,7 juta per gram," kata AKP Priyo Purwandito.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di hadapan penyidik, M Nurul Arifin mengaku terpaksa mengedarkan sabu untuk menambah penghasilan, karena dari penghasilan sebagai tukang ojek tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya setiap hari.

”Sejak tahun 2009 lalu saya sudah menggunakan narkoba, namun untuk mengedarkan sabu saya baru melakukan sejak tahun lalu. Itupun demi untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga setiap harinya,” terang M Nurul Arifin.

Mereka akan dijerat Pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 UU RI nomor 36/2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal 4 tahun penjara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Putri Papua Dilantik Jadi Dubes Selandia Baru, Pemprov Papua: Posisi Ini Sangat Strategis

Regional
Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.