Tiga Kabupaten di NTT Harus Bahas Pencegahan Banjir Malaka

Kompas.com - 03/07/2013, 19:08 WIB
Luapan Sungai Benenain telah merendam 27 desa di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (23/6/2013). KOMPAS.COM/SIGIRANUS MARUTHO BERELuapan Sungai Benenain telah merendam 27 desa di Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur, Minggu (23/6/2013).

KUPANG, KOMPAS.com
- Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Frans Lebu Raya mengharapkan agar tiga kabupaten di wilayah itu untuk duduk bersama membahas pencegahan secara permanen banjir Malaka yang sering terjadi setiap musim hujan tiba. Ketiga kabupaten dimaksud yakni Kabupaten Malaka, Timor Tengah Utara (TTU) dan Timor Tengah Selatan (TTS).

“Kita akan membuat satu program permanen untuk pencegahan banjir Malaka akibat meluapnya sungai Benenain. Program permanen itu tidak bisa dilaksanakan hanya oleh Kabupaten Malaka saja, tetapi harus terpadu dengan dua kabupaten yakni TTU dan TTS, karena banjir itu adalah kiriman dari dua kabupaten itu,” jelas Lebu Raya, Rabu (3/7/2013).

“Tiga wilayah ini harus duduk secara bersama untuk membahas bagaimana cara mengatasi secara permanen, baik secara hulu dan hilir. Pengalaman selama ini, kita membangun tanggul di sepanjang hilir sungai Benenain namun tetap saja jebol,” lanjut Lebu Raya.

Menurut Lebu Raya, penanganan banjir Malaka selama ini sudah dilakukan secara emergensi, yakni dengan mengirim bantuan berupa makanan, obat-obatan dan air bersih kepada warga yang mengungsi.

Untuk diketahui, banjir Malaka akibat meluapnya sungai Benenain di Kecamatan Malaka Barat dan Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka, terjadi saat musim hujan dan mengakibatkan ribuan rumah di lebih dari 30 desa di daerah itu terendam.

Selain rumah yang terendam, banjir juga merusak tanaman pertanian, sumur warga dan menghanyutkan ternak. Puncaknya pada tahun 2000 silam, banjir di Malaka telah menewaskan lebih dari 200 orang dan ribuan ternak berupa sapi, babi, kambing dan ayam juga mati.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Tidur di Bagasi Honda Jazz, Ferdian Selamat dari Kecelakaan Maut di Tol Sumsel

Regional
Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Kronologi Bayi Ditemukan Dalam Tas Ransel di Madiun, Berawal dari Suara Tangis

Regional
11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

11 Penambang Batu Bara Tewas Tertimbun Longsor, 1 Korban Belum Teridentifikasi

Regional
Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Banten Catatkan Penambahan Kasus Tertinggi Covid-19, Disumbang dari Ponpes

Regional
Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Besok, Giliran Buruh Demo Tolak UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kalsel

Regional
Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Hasil Rapid Test Reaktif, 58 Napi di Lapas Perempuan Denpasar Diisolasi di Sel Khusus

Regional
Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Dilarang Ikut Demo Tolak UU Cipta Kerja, Mahasiswa UGM Kemping di Kampus

Regional
Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Pasutri Spesialis Pembobol Jok Motor Ditangkap, Suami Ditembak Polisi

Regional
Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Gegara Knalpot Racing, Warga Antarkampung di Papua Ribut, Satu Terluka Dianiaya

Regional
Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Kecelakaan Beruntun di Jalan Jember-Lumajang, 2 Warga Tewas

Regional
Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Mahasiswa Kecewa Gubernur dan Wagub Kaltim Tak Bersikap Tolak UU Cipta Kerja

Regional
Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Besok, Jenazah KH Abdullah Syukri Zarkasyi MA Dikebumikan di Pemakaman Keluarga

Regional
Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Begini Respons Gugus Tugas Bone soal Emak-emak Berjoget di Pinggir Kolam Renang

Regional
Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Kronologi Tambang Batu Bara Ambles yang Tewaskan 11 Orang di Sumsel

Regional
Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Bawaslu Dalami Dugaan Campur Tangan Kadisdik Jatim di Pilkada Lamongan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X