Kapal Tenggelam, Satu Orang Tewas dan Satu Hilang

Kompas.com - 02/07/2013, 20:39 WIB
Ilustrasi kapal. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO FERGANATA INDRA RIATMOKOIlustrasi kapal. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKO
|
EditorFarid Assifa

KENDARI, KOMPAS.com — Kecelakaan laut akibat cuaca buruk kembali terjadi di perairan Sulawesi Tenggara. Kali ini sebuah kapal nelayan yang ditumpangi lima orang tenggelam setelah dihantam gelombang tinggi, Selasa (2/7/2013).
 
Dalam insiden itu, satu perempuan bernama Saida (50) meninggal. Sementara satu orang lagi bernama Rah (15) dinyatakan hilang dan 3 lainnya selamat. Ketiga orang yang selamat itu yakni Supu (47), Edit (18), dan Tony (18).
 
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Kendari Basrano mengatakan, kelima penumpang kapal itu merupakan warga Sawahpudo, Kabupaten Konawe.

"Kapal itu dari bertolak dari Desa Motoi menuju Kecamatan Soropia, dua perempuan menumpang karena tujuannya searah. Di tengah laut, sekitar perairan Batu Gong, kapal dihantam ombak tinggi hingga tenggelam," kata Basrano saat dihubungi lewat telepon seluler, Selasa (2/7/2013) malam.
 
Menurut Basrano, mayat korban kapal tenggelam ditemukan warga setempat di sekitar perairan laut Batu Gong. Kemudian jasad korban dievakuasi ke rumah duka di Desa Sawahpudo.  
 
"Korban yang hilang masih dalam pencarian, tetapi karena sudah malam, pencarian dihentikan dan akan dilanjutkan besok," ujarnya.
 
Basrano melanjutkan, dalam pencarian korban kapal tenggelam, pihaknya menurunkan tujuh personel dengan peralatan rescue car dan rider boat.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Gubernur Banten: Tak Ada Konflik, Jadwal Pilkada Banten Masih Sesuai Agenda

Regional
Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Kasus Covid-19 Melonjak di Ciamis, Sebulan Lebih dari 100 Orang Positif

Regional
Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Pesan Pensiunan Guru: Kalau Anda Sukses, Tolong Perhatikan Guru...

Regional
Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Modus Ganti Isi Galon dengan Air Biasa tapi Tutup Segel Resmi, 2 Agen Ditahan Polisi

Regional
Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Minuman Literasi, Produk Herbal Kekinian ala Siswa SMK Gresik, Peluang Bisnis Baru di Balik Pandemi

Regional
Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Main Perahu di Rawa Pening tapi Tiba-tiba Bocor, Pemancing Tewas Tenggelam

Regional
Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Diterkam Buaya Usai Panen Bandeng, Anggota Tubuh Pria Ini Belum Ditemukan

Regional
Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Niat Memijat Muridnya yang Cedera, Oknum Guru di Kalsel Justru Berbuat Cabul

Regional
Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Bayar Uang Muka Tagihan Listrik yang Capai Belasan Juta Rupiah, Suratno Harus Jual 7 Pohon Miliknya

Regional
Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Sosok Mendiang Bupati Situbondo di Mata Khofifah dan Emil Dardak

Regional
Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran di Pilkada 2020 Kota Solo

Ini Alasan Putra Amien Rais Dukung Gibran di Pilkada 2020 Kota Solo

Regional
[POPULER NUSANTARA] Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19 | Putra Amien Rais Dukung Gibran

[POPULER NUSANTARA] Bupati Situbondo Meninggal karena Covid-19 | Putra Amien Rais Dukung Gibran

Regional
Mengintip Kehidupan Masyarakat Pulau Terluar Sulsel, Harga Mahal hingga Lebih Dekat ke NTB (1)

Mengintip Kehidupan Masyarakat Pulau Terluar Sulsel, Harga Mahal hingga Lebih Dekat ke NTB (1)

Regional
Polemik Yel 'Hancurkan Risma', Pembelaan Putra Sulung dan Penjelasan Banteng Ketaton

Polemik Yel "Hancurkan Risma", Pembelaan Putra Sulung dan Penjelasan Banteng Ketaton

Regional
Perjalanan Kasus Pemerkosan Bocah 14 Tahun oleh 10 Pria di Tasikmalaya, Korban Alami Intimidasi

Perjalanan Kasus Pemerkosan Bocah 14 Tahun oleh 10 Pria di Tasikmalaya, Korban Alami Intimidasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X