Salin Artikel

Penyebab Kematian Mayat-mayat Tanpa Kepala di Lampung Masih Jadi Misteri

Direktur Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Kepolisian Daerah Lampung Komisaris Besar (Kombes) Reynold Hutagalung mengakui belum bisa menyimpulkan penyebab kematian dari empat jasad tersebut.

"Sejauh ini belum bisa menyimpulkan penyebab kematiannya," kata Reynold di Mapolda Lampung, Selasa (12/9/2023).

Namun, berdasarkan hasil autopsi sementara, ada dugaan empat jasad itu tidak terindikasi atau berkaitan dengan tindak mutilasi, meski kondisi semua jasad tanpa kepala.

"Hasil otopsinya masih ada tulang atlas (tulang leher pertama) di tubuh salah satu mayat," kata Reynold.

Menurut Reynold, kondisi hilangnya bagian kepala keempat jasad itu bisa terjadi karena berbagai faktor, terlebih asal jasad itu dari laut.

"Apakah karena erosi air laut ataukah hal lainnya," kata Reynold.

Dia menambahkan, fokus penyelidikan saat ini adalah menemukan identitas dari empat jasad tersebut.

Reynold pun meminta kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota yang memiliki ciri-ciri sama dengan jasad itu segera melaporkan ke kepolisian terdekat.

Diberitakan sebelumnya, hasil otopsi dua jasad tanpa kepala yang ditemukan di Kabupaten Lampung Selatan menunjukkan waktu kematian diperkirakan baru dua pekan.

Kedua jenazah tersebut ditemukan di dua tempat berbeda pada Rabu (6/9/2023), yakni di Pantai Penobaan sekitar pukul 08.00 WIB, dan di Pantai Desa Pematang Pasir sekitar pukul 21.00 WIB.

https://regional.kompas.com/read/2023/09/12/174856978/penyebab-kematian-mayat-mayat-tanpa-kepala-di-lampung-masih-jadi-misteri

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke